Ronny Tantang DPR Aceh Bikin Qanun Potong Tangan Koruptor


author photo

8 Jul 2019 - 23.48 WIB


Aceh Timur --- Pegiat Sosial Aceh, Ronny Hariyanto, menantang DPR Aceh membuat qanun potong tangan bagi pelaku korupsi di Aceh. Menurut Ronny, qanun seperti itu lebih urgen dibuat dibanding mendahulukan urusan poligami.

"Mending potong tangan koruptor untuk membasmi pencoleng uang rakyat, daripada mengurusi urusan yang lemak - lemak saja yang akhirnya kontroversial," kata Ronny, Senin 8 Juli 2019.

Ronny meyakini hukum potong tangan bagi koruptor pasti didukung seluruh rakyat Aceh.

" Jika mau berprestasi di mata rakyat Aceh, coba DPRA berlakukan itu, pasti rakyat mendukung penuh, apalagi faktanya koruptor memang banyak di Aceh, ulah koruptor ini telah melestarikan kemiskinan luar biasa, jadi hukum potong tangan koruptor layak diberlakukan jika memang berkomitmen dengan syariat islam,"  ujar Ronny. 

Aktivis asal Idi Rayeuk itu menilai, jika qanun potong tangan diberlakukan, dapat dipastikan korupsi akan berkurang, sedangkan keadilan dan kesejahteraan bisa meningkat.

" Kalau koruptor di Aceh dipotong tangannya,   pasti orang berpikir berkali - kali untuk korupsi, dan otomatis banyak uang negara bisa diselamatkan demi kepentingan rakyat," cetus Ronny.

Namun ronny pesimis DPRA bakal berani melahirkan qanun tersebut, karena diduga bisa jadi boomerang bagi tuannya.

" Mana berani DPRA, pasti pada kabur dan jantungan semua koruptor di Aceh jika itu diberlakukan," selorohnya menutup keterangan.(R)
Bagikan:
KOMENTAR