Bireuen Dilanda Angin Kencang, Rumah Warga di Kecamatan Gandapura, Makmur, Jeumpa dan Peudada Rusak


author photo

11 Jul 2019 - 00.11 WIB


RADAR ACEH | Bireuen-  Angin kencang yang disertai hujan melanda Kabupaten Bireuen, mengakibatkan terjadi kerusakan sejumlah rumah warga di Kecamatan Gandapura, Makmur, Peudada dan Jeumpa pada Rabu (10/7/2019) sekira pukul 16.30 WIB sore 

Kepala Dinas Sosial Bireuen Drs. Murdani kepada awak media menyebutkan, berdasarkan data yang diperoleh dari Pengendalian Posko Tagana Dinsos Bireuen, sejumlah 12 unit rumah warga di empat kecamatan tersebut, yakni, Kecamatan Gandapura, rumah milik Zakaria (66) warga Desa Ceubo dengan tanggungan 5 jiwa (1 isteri dan 4 anak), rusak bagian dapur akibat tertimpa pohon yang tumbang. 

Di desa Pulo Gisa rumah milik Safwani (60) dengan tanggungan 8 jiwa (4 anak, 2 menantu dan 2 cucu) yang mengalami kerusakan bagian atap yang terbawa angin, dan hal yang sama dialami rumah Maryam (85) janda, warga Desa Tanjong Mesjid Kecamatan yang sama.

Sedangkan di Kecamatan Makmur, 1 rumah rusak bagian atap yang terbawa angin di desa Blang Kuthang,  rumah milik Arizal (30), tanggungan 1 isteri dan 1 anak.

Hal yang sama terjadi di Kecamatan Jeumpa, di desa Pulo Lawang 1 rumah rusak parah bagian atap, di desa Abeuk Usong, rumah Juriah Husen (janda) juga rusak bagian atap tertimpa pohon. Desa Abeuk Tingkeum juga terdapat rumah rusak bagian atap, beberapa lembar seng terbawa angin. Rumah milik Ridwan di desa Blang Bladeg dan M.Husen Yusuf di desa Cot Gadong juga mengalami rusak ringan dibagian atap. 

Sementara itu, di Kecamatan Peudada, desa Blang Glumpang, terdapat 2 unit rumah rusak berat bagian atap yang terbawa angin yakni, rumah Saiful Bahri (40) dengan tanggungan 4 jiwa (1 isteri dan 3 anak), dan rumah Idris  M.Yusuf (48) tanggungan 5 jiwa (1 isteri dan 4 anak). 

Selanjutnya, di desa Alue Rheng Kecamatan yang sama, rumah milik Munir Sandi (60) dengan tanggungan 3 jiwa (1 isteri dan 1 anak),  bagian atap rumahnya juga terbawa  terbawa angin. 

"Pihak Dinsos Bireuen sedang melakukan pendataan lebih lanjut dan persiapan penyerahan bantuan masa panik kepada para korban dan hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut," tutup Kadinsos Bireuen Murdani. [SR]

Bagikan:
KOMENTAR