Bimtek Desa di Aceh Tenggara Alat Buat Sedot Uang masyarakat


author photo

15 Jul 2019 - 01.10 WIB


Kutacane --- Terkait polemik yang besar dan sangat viral di Aceh Tenggara terkait Bimtek Desa, melalui telepon celluler ketua lembaga anti korupsi Sangkar Aceh bung Rudi Tarigan menegaskan dalam waktu dekat akan membuat laporan ke BPK RI serta KPK untuk segera mengusut Bimtek Desa bergaya Internasional ini, Minggu (14/7).
 
Bung Rudi Tarigan juga dengan tegas menyatakan "materi apasih sehingga membuat bimtek Desa ini seperti mengambil sertifikat keahlian" dengan terheran heran dan geram bung rudi tarigan menyebutnya. 

Ketua Sangkar Aceh ini juga menyoroti kok setiap desa berbeda beda setorannya, sangat bervariasi.Dikutip dari jejaring sosial mulai 25 juta, 27juta sampai 29juta setiap Desanya. 

Anehnya menurut bung Rudi tarigan tergantung APBDEs desa masing masing terkait Bimtek ini,kok bisa gitu???? 

Bung Rudi tarigan juga dengan tegas dan jelas mengatakan serta meminta agar seluruh Anggota Sangkar di Aceh membantu membongkar kong kali kong Bimtek Desa yang sangat jelas dijadikan alat sebagai penyedot uang masyarakat desa. 

"Ini tidak bisa ditolerir, pembodohan publik, apapun alasan mereka buah dari hasil Bimtek desa hanya buat penyelenggara serta pejabat terkait yang menerima vulus vulus besar" di katakan Bung Rudi. 

Ditanyai keterkaitan Kepala Daerah terkait Bimtek Desa ini bung rudi tarigan menjawab dengan tertawa dan tegas menyebut "ini sudah pasti restu dari kepala daerah serta jajarannya".

Diakhir telepon bung rudi tarigan meminta pakar hukum, pakar dana desa kemendagri agar segera membantu lembaga sangkar Aceh mempelajari jerat hukum serta delik aduan atas pemborosan dana desa ini serta pembohongan publik ini.(R)
Bagikan:
KOMENTAR