Tuntutan Tak Dikabulkan, Ratusan Warga Akan Kembali Demo Medco


author photo

16 Mei 2019 - 06.31 WIB


Radaraceh.com l Aceh Timur - Pertemuan perwakilan pendemo dengan pihak PT Medco E&P Malaka Blok A di Aula Kantor Camat Indra Makmu, kabupaten Aceh Timur tak ada titik temu. Rabu, 15 Mei 2019 sekitar pukul 14.30 WIB.

Pasalnya dua tuntutan warga agar persoalan bau limbah diduga milik perusaan itu yang mengeluarkan bau busuk dan menyengat untuk segera diatasi dalam waktu cepat oleh pihak perusahaan belum bisa dikabulkan.

Mediasi antara sejumlah perwakilan masyarakat lingkar tambang dengan perwakilan PT Medco Blok A berakhir deadlock. Perwakilan warga terpaksa keluar karena pertemuan yang hampir lebih satu jam itu tidak ada kesepakatan. Warga minta perusahaan tidak beroperasi sebelum perusahaan bisa mengatasi masalah limbah.

"Karena pihak perusahaan tidak mengabulkan tuntutan kami, maka kami akan melakukan kembaki aksi dengan massa yang lebih besar lagi," tandas H Yansafriadi SE selaku Korlap.

BACA JUGA : Ratusan Warga Demo PT Medco E&P Malaka Blok A.

Ada dua tuntutan warga kepada perusahaan tersebut, yakni yang pertama Medco harus bertangung jawab dan bau busuk yang diduga telah mencemarkan udara di Indra Makmu sekitar dapat hilang untuk selamanya.

Yang kedua warga meminta Medco agar memberdayakan warga Lingkar Tambang, berupa Balai Latiahan Kerja (BLK) yang di pusatkan di kecamatan Indra Makmu.


Sementara itu, Manager Field Relations Blok A, PT Medco E&P Malaka, Dedi Sukmara yang didampingi sejumlah pihak Humas Medco mengatakan, perusahaan segera menindaklanjuti setiap laporan warga yang diterima dengan mengirimkan tim teknis ke area yang dilaporkan oleh masyarakat.

"Kami akan segera mengatasi dan juga dengan mengirim tim tim ahlinya, serta juga akan mengundang tim dari ITB pada 22 Mei mendatang, bekerja sama dengan perangkat desa dan muspika nantinya kita turun bersama untuk mencari permasalahan itu" ujar Dedi.

Menurutnya, jika warga menyeruh untuk menjamin bahwa untuk memastikan akan tidak ada lagi bau menyegat itu selamanya untuk kedepan itu dirinya tidak bisa. "Saya mintak maaf, saya tidak berani mendahului dengan apa yang akan terjadi kedepadan, kalo memang itu tuntutanya" kata Dedi depan pewarkilan warga.

Sedangkan Perwakilan warga yang keluar dari pertemuan mediasi, langsung menyampaikan hasil pertemuannya kepada para pendemo yang menunggu di luar.  Sontak, para pendemo bereaksi dengan segala tingkah dan aksinya sebagai bentuk ketidak puasan mereka.

"Ayo..., demo lagi aja dengan lebih ramai, " teriak massa.

Sejumlah perwakilan warga akhirnya mengajak massa untuk bubar dan pulang ke rumah masing-masing dengan berujar akan mengerahkan massa yang lebih besar lagi. "Besok kita akan demo lagi medco dengan lebih ramai," katanya.

Acara tersebut dihadiri Camat Indra Makmu, Kapolsek, perwakilan Danramil, Manager Field Relations Blok A, PT Medco E&P Malaka, Dedi Sukmara, para Humas Medco serta sejumlah perwakilan Warga Lingkat Tambang. (Romy)
Bagikan:
KOMENTAR