Terkait Komputer Bantuan Untuk UNBK di Aceh Timur Kejaksaan dan Polisi 'Bungkam'


author photo

20 Mei 2019 - 16.07 WIB


Radaraceh.com l Aceh Timur -  Pihak Kejaksaan dan Polres Aceh Timur memilih 'Bungkam' saat dikonfirmasi wartawan rerkait keterliban instansi vertikal ini dalam proyek pengadaan Komputer bantuan untuk 24 SMP di Aceh Timur.

Pesan singkat yang dikirim melalui Wathshap hanya hanya dibaca oleh kasie intel Kajari Idi Andi dan Kapolres Aceh Timur Wahyu Kuncoro tanpa ada balasan jawaban konfirmasi.  

Seperti diberitakan sebelumnya,  sebanyak 400 unit komputer dan komputer selver sebanyak 39 unit yang diperuntukkan untuk peserta UNBK diduga diseleweng oleh onknum Dikjar setempat.  

Pasalnya ratusan komputer yang harganya belasan juta tersebut sempat 'diinapkan' disebuah rumah kosong di komplek perumahan hutan lindung Kota Langsa selama dua hari satu malam. Persisnya dibelakang rumah Ramli,  benhara Dikjar.  

Informasi yang diperoleh,  ratusan komputer tersebut diantar menggunakan dua unit mobil box yang diperkirakan berjumlah berjumlah sekitar 360 Unit, dan dibongkar dirumah kosong milik Ely, pegawai pemko Langsa di Dusun Bukit,  Gampong Paya Bujok Seuleumak,  Langsa Baroh,  Kota Langsa. 

Ely, yang dihubungi media ini membenarkan rumahnya telah dikontrak selama satu bulan oleh pegawai Dikjar Aceh Timur,  namun Ely tidak tau kalau digunakan untuk menyimpan komputer UNBK.  
Ely malah mengaku batas kontrak rumahnya sudah habis, tapi kunci rumahnya belum dikembalikan. 

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dikjar Aceh Timur,  Muslim, membantah kalau komputer untuk UNBK tersebut sempat 'diinapkan' disebuah rumah di kota Langsa.

"Tidak benar, komputer itu dari Medan langsung dibawa ke Dinas pendidikan Aceh Timur". Bantah Muslim.  

Menurut Muslim,  pengadaan ratusan komputer  tersebut dilakukan melalui pembelian online atau simtem E Katalog, dan mulai dari pengadaan sampai penyaluran ke 24 sekolah diawasai oleh pihak kejaksaan dan pihak kepolisian hingga selesai penyerahan semua. (Romy/ISDA)
Bagikan:
KOMENTAR