LMND Aceh Minta Pemerintah Cabut Izin Pangkalan Gas LPG Yang Menjual Diatas Het


author photo

8 Mei 2019 - 04.50 WIB


Aceh --- Eksekutif wilayah Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi Aceh, Pemerintah harus mengevaluasi kebijakan terkait harga gas LPG 3 kg di nagan raya, pasal nya hingga kini harga jual gas tiga kilogram yang disubsidi pemerintah dijual seharga Rp60 ribu per tabung.

Padahal, harga resmi satu tabung gas tersebut dijual dengan kisaran Rp18 ribu hingga Rp20 ribu/tabung di tingkat agen penyalurnya.

Seperti pengakuan warga yang dilansir media massa, Ibu dua anak ini mengatakan, kenaikan harga jual gas di daerah itu sudah berlangsung sejak lima bulan terakhir. Awalnya, satu tabung gas ini dijual dengan harga Rp45 ribu/tabung, kemudian naik menjadi Rp50 ribu/tabung dan menjelang bulan suci Ramadhan naik melejit hingga Rp60 ribu/tabung gas.

Munzir abe, ketua EW-LMND Aceh mengatakan bahwa saat ini pemerintah belum serius dalam mengeluarkan kebijakan pro terhadap rakyat sehingga kejadian seperti ini tidak langsung. 

Jika pemerintah terkesan membiarkan maka kedepan nya mereka bebas menetapkan kan harga dan tidak mengikuti peraturan pemerintah dan rakyat selalu menjadi ladang empuk bagi mereka untuk meraup keuntungan dengan cara memenopoli pasar yang berakibat gas langka di pasaran. 

Maka dalam hal ini LMND Aceh meminta kepada pemerintah untuk mengambil tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku karena perbuatan para penjual diatas harga HET tersebut jelas merugikan rakyat. 

Lanjut nya, pemerintah dan Otoritas terkait harus mencabut izin bagi pangkalan yang nakal bila perlu penjara kan biar mendapatkan efek jera," Tegas nya.(R)
Bagikan:
KOMENTAR