Laporan Zakat dan Infaq Baitul Mal Kota Langsa Tahun 2018-2019


author photo

2 Mei 2019 - 16.21 WIB


LANGSA - Penyampaian laporan penerimaan dan penyaluran Zakat dan Infaq oleh Baitul Mal kota Langsa tahun 2018/2019 dengan tema"Ambilah Zakat dari orang kaya dan salurkan kepada Fakir Miskin diantara mereka''yang dilaksanakan di aula Cakradonya, Kamis (2/5/2019).

Wakil walikota Langsa Dr Marzuki Hamid,MM dalam sambutan nya mengatakan pada tahun 2019 pemerintah Aceh telah menetapakan zakat sebagai Pendapatan Asli Daerah(PAD) sesuai dengan ketentuan pasal 180 UUPA yang sebelumnya juga pernah diatur dalam pasal 4 ayat 2 huruf c undang-undang nomor 18 tahun 2001 tentang otonomi khusus Aceh,dengan demikian penerimaan dan penyaluran zakat harus melalui mekanisme APBA maupun APBK,ini suatu terobosan yang patut kita apresiasi dan membuktikan bahwa Aceh memang daerah modal dan model di Indonesia.

Berkaitan dengan penetapan zakat sebagai PAD tentu ada plus dan minusnya ,namum kami mengajak utnuk melihat persoalan ini dari sisi kelebihan atau plusnya sajaYang pertama, pemerintah dapat merancang program yang langsung menyentuh mustahik dan komprehensif karena kemiskinan itu sendiri bersifat multi dimensional.

Kedua,menjadi instrumen bagi pemerintah dalam memaksimalkan pendapatan atau penerimaan zakat,dan yang ketiga,menjadi inovasi aceh dalam kebijakan fisikal yang betul-betul mencontoh kebijakan Rasulullah SAW.

Marzuki menambahkan,sebagai kebijakan yang baru akan diterapkan kembali maka bisa di maklumi jika Baitul Mal masih sedikit kebingungan dalam hal itu juga disebabkan minimnya sosialisasi dan bimbingan teknis dari pemerintah aceh.

Mudah-mudahan proses adaptasi dengan kebijakan baru ini tidak berlarut-larut  yang bisa mengakibatkan mal admistrasi menjadi temuan Inspektur atau BPK di kemudian hari,ungkap Marzuki.

Sementara itu ,kepala Baitul Mal kota Langsa,Tgk Alamsyah Abubakardin menyampaikan pada tahun 2018 Baitul Mal telah berhasil menyalurkan dana zakat sebesar Rp 2.400.000.000,dari dana tersebut telah disalurkan kepada senif Faqir Rp 360.000.000,senif Miskin Rp 720.000.000,senif Fisabililah Rp 300.000.00,senif innu sabil Rp 480.000.000,senif Gharim Rp 240.000.000,senif Muallaf Rp 60.000.000 dan senif amil Rp 240.000.000

"Kami menyarankan kepada kaum muslimim muzakki kota Langsa yang belum menunaikan Zakat,Infaq dan sedekah agar pada masa yang akan datang dapat bersama-sama menunaikannya melalui Baitu Mal kota Langsa.Apabila kinerja kami dalam upaya memberdayakan harta umat ini belum optimal,kami berharaf agar terus diberikan masukan dan kritikan untuk perbaikan dimasa yang akan datang",tutur Alamsyah.(W)
Bagikan:
KOMENTAR