Keuchik di Serbajadi Dituding Korupsi Dana Desa


author photo

9 Mei 2019 - 11.20 WIB


Radaraceh.com | Aceh Timur - Keuchik (Kepala Desa)  Gampong (Desa)  Nalon,  kecamatan Serbajadi,  Muhtadi dituding telah melakukan korupsi dana ADG tahun 2018 senilai Rp 200-an juta.  

Samsudin,  tokoh masyarakat setempat,  dalam laporan tertulisnya yang ditujukan kepada Bupati Aceh Timur menyebutkan, Dana ADG tahun 2018 untuk Desanya senilai RP 963.020.500 (Sembilan Ratus Enampuluh Tiga juta Dua Puluh Ribu Lima Ratus Rupiah) 

Menurutnya,  dari anggaran sebesar itu,  RP 519.895.000 diperuntukkan untuk kegiatan pembangunan dan pengololaan Lumbung Pangan Gampong dengan cara pemberian dana tunai untuk masyarakat.  

Masih menurut Syamsudin,  Dana setengah milyar tersebut setelah dipotong pajak,  dibagikan kepada masyarakat per Kartu Keluarga (KK) , dan setiap KK mendapat RP 5.324.000 yang dibagi dua tahap. Tahap pertama dibagi RP 1.500.000 dan tahap kedua Rp 1.600.000.

Ditambahkan,  Masyarakat baru menerima dana tersebut sebesar RP 3.100.000, atau bila dikalikan 89 KK masyarakat baru menerima Rp 275.900.000 hingga akhir pertanggujawaban anggaran tahun 2018. dan sisa Rp 197.994.918 sampai saat ini belum dibagikan.  

Untuk itu,  tulis Samsudin,  sejumlah warga menolak dana tersebut karena dibagikan tidak sesuai dengan yang dianggarkan, selanjutnya Samsudin meminta Bupati Aceh Timur, dalam hal ini inspektorat untuk memeriksa kepala Desa mereka.  

Sementara itu Kepala Desa Nalon,  Muhtadi,  yang dihubungi media ini tidak aktif ponselnya, konfirmasi via sms juga tidak dibalas hingga berita ini ditayangkan. (Romy)
Bagikan:
KOMENTAR