Berjamaah Bupati di Aceh Perkosa Hukum dan Kedaulatan Rakyat


author photo

20 Mei 2019 - 18.23 WIB


Jakarta --- Panglima FPI Aceh Khairul Riezal menanggapi pernyataan sejumlah bupati di Aceh yang menolak aksi people power yang akan di gelar di Jakarta oleh para ulama dan tokoh pada tanggal 21 - 22 mendatang, Senin (20/05).

Sepertinya para bupati dan ada beberapa tokoh instansi pemerintah lainnya di Aceh yang tidak mengerti tentang legalitas atau konstitusional people power tersebut.

Padahal dalam UUD 45 people power dimaksut dengan kedaulatan rakyat. Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, tulisan dan sebagainya.

Jadi sepertinya para bupati di Aceh yang menyerukan tolak people power tidak mengerti UUD dan buta hukum. Sehingga mereka berjamaah berani memperkosa hukum kedaulatan rakyat,"tutup Khairul Rizak Panglima FPI Aceh.(R)
Bagikan:
KOMENTAR