Sejak 2013, Paman Cabuli Keponakannya yang Masih Dibawah Umur di Kuala Bireuen


author photo

20 Apr 2019 - 19.56 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Seorang pria berinisial TS (52) di tangkap oleh personil Reskrim Polres Bireuen di salah satu desa dalam Kecamatan Kuala pada Jumat (19/4/2019).

Penangkapan pria paruh baya tersebut karena diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang notabene masih keponakannya sendiri.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP. Gugun Hardi Gunawan, SIK, M.Si, melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, SH kepada wartawan, Sabtu (20/4/2019).

Lanjut Eko, terungkap antara pelaku dengan korban masih memiliki hubungan keluarga. Kronologis kejadian berawal pada Rabu (17/4/2019), saat itu TS masuk ke kamar korban Bunga (nama samaran) yang masih berumur 15 tahun yang sedang tidur terlelap.

Seketika pelaku meraba pay*dar*  beserta memasukkan jari tengah tangan sebelah kanan ke bagian intim korban, sehingga korban meronta ronta hingga terlapor melarikan diri.

"Atas kejadian itu, orang tua korban merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bireuen pada Jumat (19/4/2019)," jelas Iptu Eko.

Menanggapi laporan tersebut, di hari yang sama sekira pukul 17.30 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen berhasil menangkap TS di kediamannya di sebuah desa dalam Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen.

Tambah Eko, "sebenarnya terlapor TS telah lama melakukan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak perempuan yang masih berstatus pelajar tersebut sejak tahun 2013 hingga hari itu (Rabu 17/4/2019), tetapi baru di laporkan hari ini.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini terlapor telah diamankan di sel tahanan Polres Bireuen guna pengusutan lebih lanjut. 

"Kepada TS akan dijerat dengan pasal 81 dan 82 UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," pungkas Kasatreskrim Iptu Eko Rendi. [SR]


Bagikan:
KOMENTAR