Pemilu 2019, Pemilih Masih Bisa Coblos Setelah pukul 13.00 Bila Sudah Terdaftar di TPS


author photo

16 Apr 2019 - 22.14 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Pemilih yang berada di TPS dan sedang mengantri semua berhak menggunakan hak pilih hingga seluruh antrian selesai, ini sesuai PKPU 9 /2019 pasal 46.

"Sesuai aturan, pukul 13.00 merupakan batas pemilih mendaftar di TPS, bukan batas terakhir untuk mencoblos, dalam artian semua warga masih tetap bisa mencoblos dengan catatan sudah mendaftar di TPS sebelum pukul 13.00," ujar Ketua KIP Bireuen, Agusni, SP, M.Si kepada media, Selasa (16/4/2019).
 
Dia menjelaskan, "Bila masih ada pemilih yang sudah mendaftar, ataupun sudah berada di lokasi TPS untuk mengantri mendaftarkan diri ke formulir C 7, maka pemilih yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk menggunakan hak pilih, dan jika pada pukul 13.00 masih ada antrian, maka yang sudah hadir sebelum pukul 13.00 harus dilayani. Walaupun ada antrian panjang, tetap harus dilayani semuanya," tegas Agusni.

Selain itu tambah Ketua KIP Bireuen, "Bila petugas menyatakan pemungutan suara selesai padahal masih ada yang mengantri akan ada ancaman pidana sesuai Undang-undang 7/2017 Tentang pemilu pasal 510, yang menyatakan setiap orang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilih penjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp 24 juta," sebutnya.

Sementara itu, KIP Aceh sebelumnya telah mengimbau kepada pemilih di seluruh Aceh untuk hadir ke TPS menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu 17 April 2019 pada pukul 07.00 WIB pagi. KPPS akan memulai kegiatan pemungutan suara paling lambat pukul 07.30 WIB.

Kepada Pemilih DPTb dipastikan untuk membawa Formulir A5-KPU dan KTP-el, bagi Pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTb, yang masuk dalam kategori Pemilih Khusus akan dilayani 1 jam sebelum selesainya pemungutan suara membawa KTP-el dengan mempertimbangkan ketersediaan surat suara di TPS. 

Selain itu Pemilih memastikan membawa Formulir Model C6-KPU dan KTP-el, atau membawa identitas lain seperti KK, SIM, Pasport. Pemilih yang tidak memiliki KTP-el dapat menggunakan Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil setempat. [REL/SR]
Bagikan:
KOMENTAR