KIP Bireuen Gelar Simulasi Pemilu 2019, Agusni: Pemilih Usia Produktif Butuh 3 menit, Lansia 7 menit


author photo

11 Apr 2019 - 14.25 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara yang berlangsung d halaman Pendopo Bupati setempat, Kamis (11/4/2019)

Disela berlangsungnya simulasi tersebut, Ketua KIP Bireuen, Agusni, SP, MSi, kepada Radar Aceh.com, menyebutkan, "dari sejumlah pemilih yang ikut memilih akan dicatat berapa lama wanita dan pria yang berusia produktif akan menghabiskan waktu. Diperoleh catatan waktu rata-rata butuh 3 menit, tapi ada yang hanya menghabiskan waktu 2 menit 35 detik, tapi jumlahnya sedikit, pada umumnya tiga menit," terangnya.

Ketua Agusni yang didampingi Komisioner KIP Eddy Safwan, SE, menambahkan, "Beberapa pemilih yang sudah lanjut usia (Lansia), baik pria maupun wanita yang ikut mencoblos dalam simulasi yang melibatkan 255 pemilih tersebut, ada yang menghabiskan waktu rata-rata 7 menit sampai 8 menit," 

"Bagi pemilih hari ini bisa jadi tidak membuka seluruhnya dan tidak meneliti calon yang akan dipilih, sebab yang terdapat dalam kertas surat suara simulasi hanya bergambar buah-buahan. Tapi dapat dicatat, waktu yang dibutuhkan untuk mencoblos mulai 3 hingga 5 menit setiap pemilih," sebut Agusni.

Selain itu, Ketua KIP Bireuen menjelaskan, "Secara nasional, penghitungan suara, waktu yang dibutuhkan seorang pemilih mulai dari mengambil kertas suara sampai ke bilik suara dan memasukkan dalam kotak suara selama 5 sampai 6 menit untuk pemilih usia produktif, sedangkan bagi lansia bisa mencapai 7 hingga 10 menit,"

Dia mengharapkan, "proses pemilihan nantinya dapat berjalan lancar, mengingat jumlah TPS pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 17 April 2019 di Bireuen berjumlah 1.324 TPS dan setiap TPS maksimal menampung 300 orang pemilih, dan ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya dengan 500 jumlah pemilih maksimal di setiap TPS," pungkasnya. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR