Ketua Umum FPI Pusat, K.H Ahmad Shabri Lubis S.Pd.I Intruksikan FPI di Aceh Menangkan H. Fachrul Razi, MIP Untuk Calon DPD RI No 26


author photo

13 Apr 2019 - 18.12 WIB


Aceh --- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI), K.H. Ahmad Shabri Lubis memberikan instruksi kepada seluruh jajaran FPI di Aceh untuk memenangkan Senator H. Fachrul Razi, MIP sebagai calon DPD RI Asal Aceh No 26 pada Pemilu 2019 ini. Demikian disampaikan Ketua Umum FPI dalam Dakwah Islamiah di Dayah Nurul A'Laa di Lhoknga Aceh Besar dan Dayah Darul Mujahidin Lhokseumawe didepan jamaah dan pengurus laskar serta jajaran FPI di seluruh Aceh tanggal 9-10 April 2019.

Kehadiran Ketua Umum FPI Pusat dalam rangka undangan Senator H. Fachrul Razi, MIP dalam kegiatan Tabligh Akbar Isra' Mi'raj 1440 H di Aceh Besar dan Kota Lhokseumawe. H. Fachrul Razi, MIP selama ini dikenal sebagai Senator Muda yang aktif menyelenggarakan dakwah Islamiah bersama Ketua FPI Aceh, Tgk Muslim Ath-Thahiry di beberapa kabupaten/Kota. Fachrul Razi juga pada tahun 1999-2000 terlibat mendirikan organisasi Front Mahasiswa Islam (FMI) yang akhirnya menjadi sayap organisasi mahasiswa dibawah FPI.

Berdasarkan Surat DPP FPI Pusat Nomor 021/SR/DP-DPP FPI/ Rajab/1440 H, Dewan Pimpinan Pusat - Front Pembela Islam (FPI) memberikan Rekomendasi Caleg DPD RI Pemilihan Legislatif Tahun 2019, dan menetapkan Rekomendasi Calon DPD RI Provinsi Aceh kepada H. Fachrul Razi, MIP. Surat tersebut ditandatangani oleh Dewan Tanfidzi Pusat - Front Pembela Islam K.H Ahmad Shabri Lubis S.Pd.I sebagai Ketua Umum dan H. Munarman SH, Sekretaris Umum. "Kami merekomendasikan dan mengintruksikan seluruh Jajaran DPD, DPW, DPC dan DPRa FPI beserta sayap juangnya untuk wajib memenangkan calon DPD RI H. Fachrul Razi, MIP," tegas K.H Ahmad Shabri.

Sebelumnya pada bulan November 2018 dan saat menjalankan ibadah haji tahun 2017, Senator DPD RI H.Fachrul Razi MIP bertemu dengan Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Riziq Shihab (IB HRS) di Mekkah, 22 November 2018. 

Tanggal 22 November 2018, bersama rombongan Ulama Aceh, Waled Marhaban (Bakongan, Aceh Selatan), Abi Khairudin (Kota Bahagia, Aceh Selatan) Dan Senator Fachrul Razi bersilaturahmi dan bertemu dengan Imam Besar Habib Rizieq bertempat di rumahnya di kota Mekkah dan meminta izin untuk kembali melanjutkan dirinya sebagai Calon DPD RI periode 2019-2024.

Dalam pertemuan tersebut Senator Fachrul Razi menyampaikan perkembangan politik di tanah air dan perkembangan politik di Aceh. Dirinya kedepan berharap, Habib Rizieq dapat mengawal dan menjaga Aceh dalam 3 perkara besar yaitu selesainya Implementasi MoU Helsinki, Penerapan Syariat Islam secara Kaffah di Aceh dan Penerapan Akidah Ahlusunnah Waljamaah di Aceh. "Saya menjelaskan 3 hal tersebut kepada Habib sebagai pertimbangan politik terhadap Aceh kedepan berkaitan ketiga hal tersebut agar tidak di otak-otik dan tidak di ganggu oleh Pemerintah Pusat dan dapat diperjuangkan oleh calon Presiden hasil Ijtima' Ulama," jelasnya. 

Ketika berbincang bersama Senator Fachrul dan Rombongan Ulama Aceh, Imam Besar Habib Rizieq berpesan melalui Senator Fachrul untuk menyampaikan salam nya kepada seluruh masyarakat Aceh dan seluruh anggota FPI di Aceh. Imam Besar ini berpesan untuk menjaga Aceh dan menjaga ukhwah Islamiyah, menyatukan umat terhindar dari fitnah politik. "Saya berharap doa masyarakat Aceh semua agar tahun politik ini kita umat Islam terhindar dari fitnah kejim yang menyudutkan umat, mari bersatu menjalin ukhwah Islamiyah bersatu umat melawan kedzoliman penguasa," ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq menghimbau agar masyarakat Aceh memenangkan pasangan Hasil Ijtima' Ulama. "Kita harus bekerja keras pada Pemilu 2019 mendatang dalam memperjuangkan kemenangan pasangan calon presiden hasil ijtima' ulama, dan Calon Legislatif dari Partai pengusung Calon Presiden. Aceh harus di jaga dari kebangkitan neo komunisme dan neo liberalisme," harap Imam Besar FPI ini.

"Kita tidak ingin Indonesia ini kedepan akan dikuasai oleh kelompok komunis dan liberal, kita berjuang untuk menjadikan ayat kitab suci diatas konstitusi, bukan konstitusi diatas ayat suci. kita akan dukung semua pasal konstitusi dan UU yang sejalan dengan ayat suci, tapi kalau bertentangan dengan ayat suci, kita wajib lawan," tegas Habib Rizieq dengan semangat berbicara.

Setahun sebelumnya, dalam Ibadah Haji di Mekkah, Senator H. Fachrul Razi, MIP juga pernah bertemu dan bersilaturahmi dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq. "Saya Bangga dengan Seorang Senator seperti Saudara Fachrul Razi yang sangat muda dan sangat vokal, seandainya ada 10 orang seperti antum, Insya Allah Aceh sangat kuat," demikian jelas Imam Besar Habib Rizieq sambil menceritakan kisah silaturahmi tahun haji lalu yang pernah bertemu pada setahun sebelumnya, kepada Waled Marhaban dan jamaah lainnya yang hadir dirumah beliau.(R)
Bagikan:
KOMENTAR