Tiga Perampok Mobil Box Rokok Ditangkap, Empat Tersangka Lainnya Terus Diburu


author photo

17 Mar 2019 - 23.44 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Tim Gabungan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum dan BKO Sat Brimobda Polda Aceh melakukan penangkapan terhadap tersangka pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Selasa  (12/2/2019) lalu sekira pukul 12.45 WIB di jalan Medan-Banda Aceh, Desa Gampong Mulia (Bugeng) Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, M.Si, melalui Kasatreskrim Iptu Eko Rendi Oktama, SH, kepada wartawan Jum'at (15/3/2019). 

Penangkapan yang dilakukan pada Kamis (14/3/2019) yang turut di back up Satreskrim Polres Bireuen yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Eko Rendi Oktama, SH dan KBO Satreskrim Polres Bireuen Ipda Syafar, SH tersebut berhasil membekuk tiga tersangka di tiga lokasi terpisah.

Lanjutnya, tersangka perampokan terhadap mobil Box Fuso Kabin (kepala) warna orange dan Box warna putih yang didalamnya terdapat korban, yakni 1 (satu) orang sopir dan 2 (dua) orang kernet, Armiadi (35) Swasta/Sopir, alamat Desa Mesjid Punteut Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Hari Syahrian, (37), Karyawan swasta, alamat warga Gang Buntu No.2 Kp. Jawa lama, Kota Lhokseumawe dan Teuku Ilhami (21), Karyawan swasta, Desa Tualang Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur.

Mereka bertiga (korban-red) waktu itu sempat disekap pelaku dan di telantarkan di areal perkebunan sawit di Kota Langsa.

Mobil Box Fuso yang berisikan sejumlah dus rokok tersebut dihadang oleh mobil Xenia silver Nopol BK 1182 AV yang diduga dilakukan oleh 7 orang pelaku.

Sementara 3 (tiga) pelaku yang berhasil diringkus, yakni, Iqbal Aldrian (41), wiraswasta, alamat Gang Resmi Desa Labuhan Deli Medan Marelan, Kota Medan, tersangka di tangkap di rumahnya sekira pukul 20.30 WIB.

Selanjutnya, Samuel Harianto Sihombing, (35) Swasta/Sopir, alamat Belawan II Jln Citandui No 15 K, yang bersangkutan ditangkap di rumahnya pada pukul 21.20 WIB dan Safriadi bin Kusumayadi (41) Wiraswasta, alamat Jln.Mt Haryono Kel.Jati Karya Kecamatan Binjai Barat Kota Madya Binjai, tersangka di amankan di rumahnya sekira pukul 06.00 WIB," terang Eko Rendi.

Selain itu, lanjut Kasatreskrim, bersama pelaku, tim turut mengamankan, 1 (satu) unit Mobil Colt Diesel Roda 6, warna orange silver Nopol  BL 8243 JA, 1 (satu) unit Mobil Avanza warna Putih dengan Nopol BK 1950 UG yang disita dari dari tersangka Iqbal Aldrian, 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario dengan Nopol BK 6292 ABR, yang merupakan hasil pembagian penjualan rokok di sita dari dari tersangka Iqbal Aldrian

Selanjutnya, 1 (satu) unit HP Blackberry yang merupakan HP korban Hari Syahrian yang di ambil oleh pelaku dan di sita dari tersangka Iqbal Aldrian.

Tak hanya itu, beberapa barang bukti lainnya yang disita dari tersangka, yang merupakan hasil dari pembagian penjualan rokok, yakni 1 (satu) buah Cincin Emas Putih, dari tersangka Samuel Harianto Sihombing, 1 (satu) buah Jam tangan dengan merek Expedition, juga di sita dari tersangka Samuel Harianto Sihombing

Lalu, 1 (satu) unit HP samsung Lipat dari tersangka Samuel Harianto Sihombing), 1 (satu) buah Jam tangan merek Alexander Christie di sita dari tersangka Iqbal Aldrian, 1 (satu) lembar Slip Setoran di sita dari tersangka Iqbal Aldrian)

Selanjutnya, 1 (satu) unit HP Android di sita dari tersangka Iqbal Aldrian, 1 (satu) unit HP samsung Android  di sita dari tersangka Sefriadi bin Kusumayadi), dan 1 (satu) di sita dari tersangka Sefriadi bin Kusumayadi, dimana semua barang tersebut diperoleh dari hasil pembagian penjualan rokok.

Dalam proses penangkapan tersebut, 2 (dua) orang tersangka terpaksa dilumpuhkan oleh petugas, karena melawan disaat dilakukan penangkapan.
 
Kasatreskrim Iptu Eko Rendi Oktama,  menambahkan, "Saat ini pelaku masih dalam pengembangan, dan ada dugaan pelaku beraksi di beberapa provinsi, dan merupakan komplotan spesialis perampokan dengan modus penghadangan mobil,"

"Kami menyampaikan, 1x24 jam untuk pelaku lainnya, agar segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat, atau akan kami terus kejar, dan akan kami tidak tegas jika mencoba melawan petugas," tegasnya. [SR]


Bagikan:
KOMENTAR