Listrik Sering Padam Warga Kota Subulussalam Datangi Kantor PLN


author photo

28 Mar 2019 - 14.49 WIB


RadarAceh-Warga Kota Subulussalam mengeluhkan buruknya pelayanan listrik dan minimnya informasi pemadaman yang diberikan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam beberapa hari belakangan ini,sering terjadi pemadaman listrik, terkadang malah 3 kali dalam sehari dengan waktu pemadaman yang berlangsung hingga berjam- jam.

Sering padamnya suplai energi listrik tersebut berakibat rentannya kerusakan peralatan elektronik seperti televisi, computer dan air conditioning (AC). Selain itu, yang utama adalah aktivitas warga pun menjadi terganggu.

Karena kesal akibat terlalu kerap listrik padam, puluhan warga di Kota Subulussalam mendatangi kantor PLN Unit Pengawasan III Subulussalam untuk beraudiensi dengan pihak management, Kamis ( 28/03) pukul 11.30 WIB.

Sekretaris KNPI dan juga Sekretaris Pemuda Pancasila Aradhi Karim mengatakan kedatangan mereka mempertanyakan perihal seringnya mati lampu pada waktu magrib,apalagi kita akan segera memasuki bulan suci Ramadhan.

Aradi menambahkan, padamnya aliran listrik di Kota Subulussalam memang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Hal tersebut mengganggu masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

Menurutnya, PLN harus lebih sering mensosialisasikan kepada masyarakat jika listrik akan padam pada jam-jam tertentu. Sehingga tidak menimbulkan kekesalan dan kepanikan.

"Yang jadi pertanyaan kita kan, mau mati atau hidup itu bayaran tetap sama. Ini kan lucu. Jadi banyak yang kesal itu wajar-wajar saja. Karena terlalu seringnya mati lampu,".

Sehingga sempat kami mempertanyakan diduga apakah PLN UP Subulussalam terjadi excess clothing atau kelebihan pemakaian,sehingga pada saat magrib dimana masyarakat pada kumpul dirumah masing-masing sering terjadi mati lampu,imbuhnya.

Sementara itu Kepala Unit Subulussalam Adam Ramandhita mengatakan sering terjadi pemadaman karena kejadian alam seperti gangguan tupai dan monyet.Adam berjanji 2 minggu lagi Gardu Induk (GI) yang di Penanggalan akan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan kota Subulussalam dan daerah sekitarnya. (ID)
Bagikan:
KOMENTAR