Irwandi dan Mualem Sudah Menjadi Target Jakarta


author photo

28 Mar 2019 - 11.31 WIB


(Sumber foto:Fb)
Sebelum pilkada 2017, Jakarta sudah merancang skenario besar bahwa Gub Aceh harus dibersihkan dari unsur-unsur mantan GAM dan simpatisannya. Cara yang ditempuh adalah memasangkan calon nasional dengan salah satu elit GAM yang masih punya elektabilitas tinggi. 

Baik Muallem maupun Irwandi sama-sama "anak" yang tak diharapkan lahir. Nasib Muallem agak berbeda karena ia gagal menang sebagai cagub. Jika Muallem menang pun dia akan bernasib sama seperti Irwandi. 

Jakarta paham sekali, membunuh tokoh Aceh mantan kombatan secara langsung (direct killing) tentu akan memunculkan konflik baru antara Aceh dan Jakarta. Salah satu cara paling aman adalah "membunuh" karakter elit-elit GAM sehingga tak ada alasan apapun yang dapat dibenarkan jika muncul perlawanan bersenjata karena murni faktor penegakan hukum. Kabarnya ada dua kali upaya pembunuhan langsung terhadap Irwandi tapi tidak berhasil. Mungkin belum saatnya ia tutup usia. 

Nasib Irwandi yang terlalu percaya pada "teman" Jakarta serta tidak hati-hati dalam mengelola "ekosistem kekuasaan" ring 1 nya menjadi risiko yang harus dibayar mahal. Ditambah tidak solidnya internal tim mereka sehingga gesekan di dalam dimanfaatkan oleh Jakarta untuk mendongkel kekuasaan Irwandi. 

Apa yang diinginkan oleh Jakarta?Jakarta ingin mengembalikan "marwah nasional" yg sudah kental dengan warna kombatan (local colour) di Aceh. Kontrol Jakarta harus clear n clean di Aceh. Apakah semata-mata hanya faktor politik? Tidak....ada faktor non politik yang juga ikut berkontribusi mempertajam pikiran Jakarta untuk menghentikan memuncaknya elit2 GAM yang dicap tak mau kompromi. Salah satunya mungkin saja soal pecah kongsi proyek-proyek strategis di Aceh. 

Waw.....benar kata pujangga saat konflik dulu...Aceh tron lam prang...ureung Padang peugah haba....Batak duk bak kanto...yang boh atoe sit ureung Jawa. 

Ku titip Salam Perjuangan untuk generasi Aceh masa depan...Jakarta, 28 Maret 2019 Mujiburrahman Sang Penakluk Kemustahilan (Fb)
Bagikan:
KOMENTAR