Di Aceh Utara, Cakra 19 Aceh Relawan Jokowi-Ma'ruf Panen Raya Padi IF8 Bersama Petani Langkahan


author photo

16 Mar 2019 - 23.46 WIB


RADAR ACEH | Aceh Utara- Padi Varietas IF8 hasil karya Prof.Dr. Dwi Andreas Santosa yang merupakan salah satu Guru Besar Universitas IPB Bogor melakukan Panen Raya di Desa Leubok Mane Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara,  Sabtu (16/3/2019)

Kehadiran Ketua Pusat Asosiasi Bank Benih Teknologi Indonesia (AB2TI) tersebut bersama Tim Cakra 19 Aceh  Relawan Jokowi Ma'ruf disambut baik para petani setempat.

Ketua Kelompok Tani AB2TI Kecamatan Langkahan, Mukhtar, menguraikan sedikit tentang IF8 yang telah menjadi andalan bibit unggul di desanya. Dimana pada Sabtu 22 Oktober 2018 lalu, Ketua Cakra 19 Aceh Relawan Jokowi mengantarkan 600 kilogram bibit padi IF8 pada warga Kecamatan Langkahan secara gratis. Kebetulan saat itu masyarakat sedang turun kesawah," ujarnya.

"Setelah dilakukan penanaman dan Alhamdulillah kami melihat pertumbuhan padi tersebut bagus dan tahan penyakit. Maka pada hari ini kami mengundang Gumarni Ketua Cakra 19 Aceh untuk melakukan panen perdana di desa kami," sebut Mukhtar 

Pada kesempatan yang sama, Gumarni, SH, M.Si Ketua Cakra 19 Aceh menjelaskan, pertama hadir IF8 pada awal Juni 2018. Melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA) yang di pimpinannya bekerja sama dengan Lembaga Peduli Aceh (LPA)  dari Jakarta memesan bibit IF8 dari IPB Bogor melalui Prof. Dr. Andreas Santoso sebanyak 2,5 Ton.

Pada Juli 2018 dibagikan secara gratis pada masyarakat miskin di pedalaman Nisam. Setelah dilakukan penangkalan ubinan oleh penyuluh Kabupaten Aceh Utara ternyata saat panen hasilnya diperoleh 11,9 ton per hektar.

Menurut Gumarni, proses perawatan waktu itu oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) desa Meunasah Rayok Kecamatan Nisam kerja sama PT. Sigenta perwakilan Aceh. 

Selain itu, tambah Gumarni, "pada awal Oktober 2018 Cakra 19 Aceh dapat sumbangan 10 Ton bibit IF8 dari donatur Jokowi-Ma'ruf Amin untuk membagikan secara gratis pada masyarakat Aceh, dan kami telah membagikan bibit tersebut seluruh Aceh secara gratis pada warga miskin walaupun tidak semua rakyat miskin di Aceh dapat menerimanya," imbuhnya 

"Pada hari ini kami Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin merasa bangga dengan kerja keras Tim Cakra 19 seluruh Aceh telah selesai membagikan 10 Ton bibit padi secara gratis pada rakyat Aceh. Alhamdulillah hari ini kami dapat undangan Panen Raya," ungkap Gumarni

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB  tersebut dihadiri  Sekretaris AB2TI Perwakilan Aceh Tgk. Munirwan, S.P, perwakilan PT. Sigenta perwakilan Aceh, Mirza dan ratusan masyarakat serta tokoh masyarakat seputaran Kecamatan Langkahan. 

Sebelumnya kegiatan Panen Raya padi IF8 tersebut sempat di agendakan dihadiri langsung Presiden RI  Ir. H.Joko Widodo. Sejalan dengan perkembangan padi IF8 sebagai padi yang mempunyai banyak keunggulan dan di promosikan oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG)/BUMDes Mns Rayeuk Nisam sehingga padi IF8 berkembang pesat di 7 Kabupaten dan 10 kecamatan di Provinsi Aceh.

Itu merupakan inisiatif dari Ketua Tim Relawan Pemenangan Paasangan Capres/ Cawapres Jokowi Ma'aruf Amin Cakra 19, yakni Gumarni SH, MSi untuk memberi secara cuma-cuma padi IF8 kepada masyarakat petani di Aceh sebagai bentuk wujud nyata kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi Petani kecil dan sebagai langkah mewujudkan program prioritas presiden RI Jokowi untuk Meningkatkan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Nasional.

Diketahui, padi varietas IF8 merupakan salah satu inovasi bidang pertanian yang berhasil mengantarkan Gampong Mns Rayeuk Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara meraih juara 2 nasional bidang pemberdayaan masyarakat 2018, dan dengan berbagai keunggulan padi IF8 saat ini di Aceh salah satunya aman dari penyakit cekik leher dan tahan terhadap kekeringan. 

Padi varietas IF8 di sahkan sebagai Produk Unggulan Desa (Prukades) Desa Mns Rayeuk Nisam dan pada tahun 2019 oleh Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib dengan mengeluarkan Perbub untuk semua desa di Aceh Utara agar membudidayakan padi IF8 dan dioberikan secara hibah melalui anggaran dana desa tahun 2019. [SR]


Bagikan:
KOMENTAR