Sanggar Rapai "Buraq Menari" Desa Blang Keude Tampil Atraktif Hibur Warga Gandapura


author photo

3 Feb 2019 - 14.14 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Sanggar seni Rapai Daboh "Buraq Menari" asal Gampong Blang Keude Kecamatan Gandapura tampil energik di Malam Apresiasi Kesenian dan Kebudayaan yang di gelar oleh KNPI Bireuen, Sabtu (2/2/2019) malam di alun-alun Keude Geurugok.

Pada pentas seni bertemakan "Tameusaboh reut Adat Tameupakat Beujaya keu Masyarakat Gandapura", Sanggar Rapai yang di komandoi M.Nasir, dan rekannya Iskandar, Sulaiman, Muslem Mus dan Syeh Din, tampil apik dan menghipnotis masyarakat Gandapura dan sekitarnya dengan lantunan syair dan suara tabuh khas Rapai yang mereka mainkan.

Saipul yang akrab disapa Ucil, melakukan atraksi Debus dengan menusuk dan menyanyat bagian tubuhnya dengan beberapa bilah pisau tajam hingga membuat beberapa penonton dari kaum ibu sempat menjerit histeris. 

Selain itu, Pedang panjang yang tajam pun dijadikan alat debus oleh pria yang dikenal kebal senjata tajam tersebut bukan hanya menyanyat anggota tubuhnya, malah rekan debusnya dijadikan tontonan dengan menggorok leher dan menyanyat perut tanpa luka sedikit pun. 

Pada penampilan perdana dipanggung tingkat kecamatan, Sanggar Rapai Buraq Menari sudah menunjukkan performa terbaik mereka walau baru 5 bulan latihan sejak Agustus 2018 lalu. 

Keuchiek Gampong Blang Keude, Munzir Thaib, yang ditemui Radar Aceh disela acara, menyebutkan, "Saya bangga atas penampilan mereka, dan kami akan terus membina sanggar seni Rapai ini, selain untuk melestarikan budaya indatu juga sebagai upaya penyaluran bakat para penabuh Rapai yang ada di gampong Blang Keude", ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Yanis, salah satu dari sekian banyak penonton yang tampak mengabadikan atraksi Rapai Debus tersebut dengan kamera DLSR maupun kamera Hand phone, katanya, 

"Saya suka lihat atraksi debus ini, apalagi suara tabuh Rapai terdengar bagus dan apik. Semoga ini bisa terus dilestarikan, karena ini merupakan warisan budaya Aceh peninggalan indatu kita," sebut pria muda asal Makmur yang juga salah satu Youtuber Bireuen itu.

Sebelumnya, juga tampil sanggar seni Tak Tok Bambu Hijau dari gampong Lhok Mambang dan sejumlah penampilan dari group seni sekolah setempat yang disaksikan sejumlah tamu undangan, unsur Muspika dan tokoh Gandapura serta ratusan masyarakat sekitar.  [SR]




Bagikan:
KOMENTAR