Pulahan Rakit Kayu Balok Yang Bersandar Di Sungai Tamiang, Diduga Ilegal


author photo

3 Feb 2019 - 15.19 WIB


Radaraceh.com, ACEH TAMIANG _ Puluhan rakit kayu balok campuran tak bertuan bersandar di Sungai Tamiang, tepatnya di kilang papan Mandiri, di Dusun Durian Delapan, Desa Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, pada Jumat, 01/02/2019 lalu, sekitar pukul 22.00 WIB.

Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (Lembahtari), Sayed Zainal M.SH, saat sedang berada di TKP untuk melakukan pemantauan tumpukan puluhan batang kayu bersama beberapa wartawan yang juga ikut serta tersebut mengatakan, kami berupaya melakukan pemantauan agar dapat mengetahui secara jelas tentang asal usul puluhan rakit batang kayu tersebut, yang sebagiannya telah diangkut ke kilang papan Mandiri di Dusun Durian Delapan, Desa Sekerak Kanan.

"Kami menduga bahwa ada sesuatu keganjilan terhadap penumpukan kayu tersebut," sebut Sayed Zainal M.SH.

Selanjutnya, pada Sabtu 02/02/2019 media ini bersama media lainnya pun mendatangi kilang papan Mandiri di Dusun Durian Delapan, Kampung Sekerak Kanan untuk mencoba untuk meggali informasi lebih lanjut terhadap pemilik kilang kayu tersebut. 
Setibanya dilokasi kilang tersebut, pemilik kilang papan Mandiri tidak berada ditempat untuk diminati keterangan, dan kami melihat puluhan rakit kayu masih bersandar dipinggiran sungai Tamiang, tepatnya dibelakang kilang tersebut. 

Aliardi alias Doli, salah satu pekerja dikilang tersebut, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, puluhan rakit Kayu tersebut hasil tangkap Satuan Polres Aceh Timur di perairan Simpang Jernih, "disini hanya sebagai tempat penitipan saja, nanti akan di bawa kesana," katanya 

Ketika ditanya berapa jumlah kayu tersebut, Doli mengatakan tidak tau pasti berapa jumlah keseluruhannya, "saya tidak tau pasti jumlah kayu-nya, yang saya tau ada berkisar 27 rakit kayu yang tersandar di pinggir sungai, tepatnya dibelakang Kilang ini," katanya lagi 

Ia juga mengatakan, sebahagian batang kayu tersebut sudah dibawa ke Polres Aceh Timur sebanyak Delapan Truck jenis Colt Diesel, kata Doli lagi ketika menjawab pertanyaan dari sejumlah awak media.

Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, Radaraceh.com mencoba menghubungi Kanit Tipiter Polres Aceh Timur melalui pesan WhatsApp untuk mengkomfirmasi terkait hal tersebut, akan tetapi hingga berita ini ditayangkan, media ini belum mendapatkan jawaban lebih lanjut dari pihak Polres Aceh Timur. [] tim
Bagikan:
KOMENTAR