Dinas Perhubungan Aceh Menyeleksi Driver dan Pramugara Transkutaradja


author photo

7 Feb 2019 - 14.31 WIB


BANDA ACEH - Menurut Kepala UPTD tranportasi massal transkotaradja Roby kepada media, Rabu (6/1/2019). Mengatakan, masyarakat antusias artinya bahwa masyarakat berkeinginan sekali untuk menjadi bagian dari transkutaradja, ini hal yang positif karena transkutaradja ini sudah hadir di tengah-tengah masyarakat bahkan ada merasa kebanggaan dapat menjadi dari transkutaradja ini adalah salah satu bukti bahwa sudah mendapat calon kandidat menjadi awak kendaraan bis transkutaradja sebanyak 185 orang yang terdiri.

ada dua indikator kita mendapatkan pengemudi yang memiliki kemampuan mengemudi secara baik, memahami terhadap rambu-rambu lalu lintas, memiliki skil dan kemampuan psikologis yang bisa mengendarai kendaraan untuk melayani penumpang, untuk pramugara sendiri atau kondektur yang lebih ditekankan mereka memiliki service oriented, sikap-sikap melayani karena mereka inilah yang menjadi ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi administrasi hingga saat ini sudah mencapai 87 orang supir yang sudah lulus dan 98 orang untuk pramugara. Untuk kondisi fisik jalan kota banda Aceh terus berbenah, tapi dengan kehadiran transkutaradja masih belum maksimal karena pelayanan transkutaraja masih mistraffic atau masih bercampur dengan kendaraan lainnya, sehingga ini masih menjadi kendala dalam operasional transkotaradja khususnya berkaitan dengan ketepatan waktu karena mereka harus bertemua dengan kendaraan pribadi yang parkir didepan halte transkotaradja, kemudian harus berhadapan dengan pedagang kakilima yang menjajakan dagangannya di sekitar area halte, hal ini menjadi resisten bagi operasional transkutaradja.

Kita berharap masyarakat dapat menerima transkutaradja dan bisa melakukan sterilisasi pada lajur transkutaradja, karena ini hadir untuk transportasi kota di ibukota Banda Aceh.
Sementara itu kepala dinas perhubungan Aceh junaidi mengatakan, perbaikan ini pelayanan yang lebih baik, komplain menurun. Yang dilakukan pak Roby fokus pada sdm yang melayani di lapangan prilaku mereka harus set benar dan diberitahu bahwa mereka harus melayani masyarakaat yang tingkah laku macam-macam dan mereka harus siap.
Prosesnya adalah merekrut orang-orang yang bisa kita bekalai dan menahan beban itu, beban tanggung jawab, "Ujar Junaidi. ( ayu )
Bagikan:
KOMENTAR