Diduga Sengaja Tabrak Korban, Pelaku Terancam Hukuman Mati


author photo

11 Feb 2019 - 09.48 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Untung tak dapat diraih ,malang pun tak dapat ditolak. Begitulah nasib yang menimpa seorang pengendara sepeda motor yang meninggal dunia setelah dirinya ditabrak mobil Mitsubishi jenis L-300, di jalan lintas Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, bertepatan di ujung sebelah timur jembatan Desa Kubu Kecamatan setempat pada Minggu (10/2/2019) sekira pukul 14.30 WIB siang.

Diketahui, korban Amrizal (40) yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh lepas, merupakan warga desa Jangka Mesjid Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen yang menghembuskan nafas terakhir setelah ditabrak oleh Fakri (53) warga Desa Paya Lipah Kecamatan Peusangan Kabupaten setempat.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK M.Si melalui Kasatreskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH, kepada wartawan Minggu (10/2) malam, menyebutkan, kronologisnya saat itu pelaku dengan menggunakan mobil jenis Mitsubishi L300 dengan Nopol BL 8386 NP, melaju  dengan kecepatan sedang dari arah Desa Kubu menuju Desa Keude Matang, Peusangan.

Setibanya di bengkolan sebelum jembatan Desa Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dari arah yang sama korban yang mengendarai sepeda motor honda jenis Supra BL 3243 UL mencoba mendahului mobil pelaku dan memarkirkan sepmornya di pinggir jalan. Seketika itu korban Amrizal mencegat pelaku dengan cara berdiri dibadan jalan seraya menyuruh pelaku untuk memberhentikan laju mobilnya.

Disebabkan sebelumnya antara korban dan pelaku ada permasalahan terkait laka lantas,  setelah itu pelaku sempat memberhentikan laju mobilnya, lalu korban menghampiri pelaku yang saat itu berada didalam mobil. 

"Tiba-tiba pelaku langsung tancap gas, melajukan mobilnya sehingga mengenai korban dan terjatuh, lalu pelaku melanjutkan perjalanannya setelah menggilas tubuh korban dengan ban mobil milik pelaku serta melarikan diri yang selanjutnya menyerahkan diri ke Polsek Peusangan," terang Iptu Eko Rendi.

Lanjutnya, akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke RS dr. Fauziah Bireuen. Setibanya dirumah sakit, nyawa korban sudah tak tertolong lagi dan dipastikan meninggal dunia.

"Untuk sementara penanganan kejadian tersebut telah diserahkan ke anggota Piket Sat Reskrim Polres Bireuen," sebutnya

Akibat perbuatan tersebut, tambah Kasatreskrim Iptu Eko Rendi, "Pelaku akan dijerat pasal 334 jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan maksimal hukuman mati," [SR]
Bagikan:
KOMENTAR