Cegah Penyebaran Faham Menyimpang, MPU Gelar Sosialisasi


author photo

7 Feb 2019 - 12.32 WIB


Radaraceh.com, ACEH TAMIANG _ Majelis Permusyawaratan Umat (MPU) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar kegiatan sosialisasi keputusan MUI pusat dan Fatwa MPU Aceh, yang diselenggarakan di Gedung Aula SMP Swasta Islam Kualasimpang, Kamis (07/02).

Tujuan dilaksanakan-nya kegiatan tersebut antara lain, untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat tetang kriteria aliran atau faham keagamaan yang dianggap menyimpang (sesat), mencegah terjadinya perusakan aqidah pada masyarakat, mengantisipasi terjadinya konflik dan perpecahan umat, dan juga untuk mendeteksi secara dini penyebaran faham-faham keagamaan yang terindikasi menyimpang (sesat), ungkap Panitia Pelaksana Kegiatan, Drs.H.Madyah, S.Pd saat menyampaikan laporannya. 

Madyah juga menjelaskan bahwa, Dasar hukum dilaksanaan-nya kegiatan sosialisasi tersebut mengacu pada Undang-undang Nomor 11 tahun 2016, tentang pemerintah Aceh, pasal 139 ayat 140, dan pasal 140 ayat 1, serta Qanun Aceh No. 2/2009, tentang Tupoksi MPU.  diantaranya, melaksanakan kegiatan sosialisasi keputusan MUI pusat dan Fatwa MPU Aceh. 

Di jelaskan-nya juga, bahwa biaya kegiatan sosialisasi itu bersumber dari anggaran DPA sekretariat MPU tahun 2019. 

"jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 65 orang dari 12 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang," katanya. Untuk Narasumber dan Moderator dalam sosialisasi ini adalah dari Unsur Pimpinan MPU Kota Langsa dan dan pimpinan MPU Kabupaten Aceh Tamiang dan anggota. 

Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari penuh, dari pagi hingga sore, katanya lagi. Dan selama kegiatan tersebut, peserta tidak bisa digantikan dengan orang lain, karena para peserta akan diberikan uang transportasi dan juga uang saku,"tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Jalil, MA selaku wakil ketua II MPU Kabupaten Aceh Tamiang menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Aceh Tamiang dan semua pihak yang terlibat atas terselengaranya acara pada hari ini, dan berharap kepada para peserta nantinya setelah mengikuti sosialisasi dapat menentukan kriteria kepemimpinan seperti fatwa MUI dan MPU Aceh yang telah ditetapkan. 

Selanjutnya, Bupati Aceh Tamiang, H Mursil melalui Asisten II Rudianto, menyampaikan apresiasi kepada MPU Kabupaten Aceh Tamiang yang telah menggelar kegiatan ini. 

Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting sekali untuk dilaksanakan, agar masyarakat dapat mendeteksi secara dini dan juga dapat  mencegah faham faham keagamaan menyimpang (sesat). 
"masih banyak kita melihat faham faham yang menyimpang ditengah tengah masyarakat, ini menjadi tantangan serta tugas kita bersama dalam mengikis faham tersebut, sehingga tidak berkembang yang dapat menyesatkan umat," ungkapnya.

Rudianto juga berharap kepada peserta yang mengikuti kegiatan ini, agar dapat memahami setiap materi materi  yang diberikan nanti. 

Turut hadir pada Kegiatan Sosialisasi tersebut, Drs. Rudianto Asisten II Setdakab Aceh Tamiang Drs. Rudianto. Kasdim 0117/ATAM Mayor Inf. A.Yani. Brigadir A.Kenny Mewakili Polsek Kota Kualasimpang. Kepala KUA kota kualasimpang M.Rasyid Ridha, MA.  Kepala Dinas Dayah, Kasi Bimas Kemenag Aceh Tamiang Zakaria S.Ag. Ketua MPU Aceh Tamiang Drs.H.Ilyas Mustawa. Ust. FKUB Aceh Tamiang, Ust. Ahmad Jalil, MA. Wakil Ketua I MPU Aceh Tamiang, Ustadz.Khaliq Nasution,  Ust.Syaiful Umar, S.Ag, Ust.Tengku Helmi, MA, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, seluruh anggota MPU Aceh Tamiang, seluruh Imam Desa selaku Peserta dan Para undangan yang berhadir. [] zul
Bagikan:
KOMENTAR