Warga Gampong Pulo Gisa Gandapura Adakan Khenduri Blang "Pade Dara"


author photo

27 Jan 2019 - 16.42 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Wilayah Kabupaten Bireuen, khususnya di Kecamatan Gandapura tanaman padi telah memasuki masa pertumbuhan, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat di Aceh terutama Kabupaten Bireuen mengadakan acara syukuran yang biasa dikenal dengan Kenduri Blang "Pade Dara".

Warga gampong Pulo Gisa Kecamatan Gandapura menggelar acara Kenduri Blang "Pade Dara", yang merupakan tahap kedua dari tiga tahap kenduri yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat, sebelumnya saat persiapan turun sawah (treun u blang) masyarakat melakukan kenduri pertama dan menjelang panen padi tiba dilakukan kenduri yang ketiga.

Tampak masyarakat sangat antusias mengikuti acara yang dilaksanakan pada Minggu (27/1/2019), termasuk juga dari unsur P3MD Gandapura, tokoh masyarakat setempat serta Wakil DPRK Bireuen Athaillah Saleh, MA dan Rektor Universitas Almuslim DR.H. Amiruddin Idris, SE, MM yang ikut berhadir.

Keuchiek Gampong Pulo Gisa, Jafaruddin, dalam sambutannya, mengatakan, acara ini diadakan dengan penuh keikhlasan oleh masyarakat sebagai wujud syukur terhadap rezeki yang dikaruniai oleh Allah SWT.

"Kita akan memanjatkan do'a bersama supaya tanaman padi terbebas dari penyakit dan hama, sehingga saat panen padi nanti diharapkan hasilnya bisa lebih baik dari sebelumnya," ucap Jafaruddin 

Keuchiek yang baru empat bulan dilantik ini melanjutkan, "khenduri ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan sifat kekeluargaan yang lebih harmonis antara masyarakat dengan pemangku kepentingan,  sesama masyarakat di gampong dan antara masyarakat berprofesi sebagai petani, maupun yang bukan petani, dengan melakukan doa dan makan siang bersama," imbuhnya.

"Sebagaimana diketahui, tambah Keuchiek, tanaman padi khususnya di Gampong Pulo Gisa ini, rata-rata telah berumur sekira 45 hari atau sekitar sebulan 15 hari. Diperkirakan akan panen sekitar 107 hari atau 3 Bulan 6 hari," tutup Jafar.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRK Bireuen, Athaillah Saleh, MA, turut menyampaikan "Kami berterima kasih kepada segenap warga gampong Pulo Gisa yang telah mengundang kami selaku wakil rakyat tingkat Kabupaten. Acara kenduri yang sudah menjadi tradisi ini, selain memanjatkan doa kepada Allah SWT agar padi tumbuh dengan baik, bebas penyakit dan mendapat panen melimpah, juga upaya mempertahankan tradisi," katanya.

Politisi Partai PPP itu juga mengharapkan, kami di DPRK selalu mengusahakan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya bidang pertanian dengan terbangunnya waduk, pompanisasi dan pengairan sawah di beberapa tempat yang dibutuhkan para petani di Kabupaten Bireuen.

Kami terus mengusahakan terciptanya sistem pengairan sawah yang baik, termasuk di Kecamatan Gandapura, khususnya di Gampong Pulo Gisa ini, tadi ada usulan dari tokoh masyarakat terkait perbaikan waduk dan kami akan mengupayakannya," pungkas Athaillah.  [SR]
Bagikan:
KOMENTAR