Penyelundup Rokok Ilegal Dibekuk Satreskrim Polres Bireuen, Dua Pelaku Terpaksa Dilumpuhkan


author photo

23 Jan 2019 - 11.28 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Tim Satreskrim Polres Bireuen berhasil mengamankan para pelaku diduga tindak pidana penyelundupan rokok dan teh hijau ilegal di kawasan Desa Cot Jrat Kecamatan Kota Juang, pada Senin (21/1/2019)

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Aceh, Senin (21/1), siang, saat dilakukan penangkapan oleh petugas, dua pelaku terpaksa diambil tindakan tegas terukur, dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan penyerangan terhadap petugas serta mencoba merebut senjata polisi. Pelakunya, yakni pasangan suami isteri (Pasutri), Syukri (46) dan Cut Nilawati (39).

Disebutkan, tersangka wanita tersebut sempat menyerang seorang petugas dengan senjata tajam (parang), hingga personil yang sedang bertugas mengalami luka di bagian bahu kanan akibat terkena sabetan parang. Sedangkan suaminya nekad melawan ,bergumul dengan polisi serta berusaha merebut senjata petugas.

Dikabarkan, setelah terkena tembakan timah panas personil  Satreskrim, pasutri tersebut dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis, dan langsung menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru yang bersarang dibagian tubuh mereka. Cut Nilawati alami luka tembak di paha kanan dan suaminya Syukri mengalami luka tembak di bagian betis kanan.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, S.IK, M.Si, melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, SH, menyebutkan, kasus ini, bermula dari hasil pengembangan bisnis sindikat penyelundupan rokok ilegal (Luffman) dan teh hijau ilegal yang berhasil dibongkar aparat kepolisian pada Minggu (20/1/2019) sekira pukul 19.30 WIB tadi malam di kawasan Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa.

Lanjut Eko, sebelumnya, Pers Reskrim dan Sat Polairud menerima informasi dari masyarakat pada Minggu (20/1) ada seorang laki-laki sedang melakukan bongkar muat rokok ilegal sekira pukul 19.30 WIB malam,  Berdasarkan informasi tersebut, lalu tim bergerak dan menangkap Zulkifli Saleh (44) yakni warga Desa Blang Blahdeh kecamatan Jeumpa.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku sedang melakukan proses muatan rokok ilegal tersebut kedalam box mobil suzuki Carry.

Dari tangan tersangka, Tim Satreskrim Polres Bireuen berhasil mengamankan rokok merek Luffman sebanyak 19.500 bungkus, teh hijau sebanyak 7 bungkus (200 gram),  uang tunai sebanyak Rp8,2 juta, satu unit HP merek Oppo tipe A371 warna putih, satu buah dompet, satu kartu ATM atas nama pelaku, satu unit mobil Box Suzuki Carry nopol BL 9335 XB yang rencananya digunakan untuk mengangkut rokok dan teh hijau ilegal tersebut," rinci Eko

Tambah Kasat, "Tim juga berhasil mengamankan dua pelaku lainnya dan mereka harus diambil tindakan tegas , karena melawan dengan menggunakan parang dan merebut senjata petugas, jadi terpaksa dilumpuhkan,"

"Terhadap para pelaku tersebut akan dijerat dengan Pasal 54 dan 56 Undang- undang nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai," pungkas Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi. [SR]



Bagikan:
KOMENTAR