Ibu Dua Anak Asal Banten Ditemukan Tewas Gantung Diri di Peusangan Selatan Bireuen


author photo

4 Jan 2019 - 18.25 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Warga Desa Darussalam Kecamatan Peusangan Selatan sempat dihebohkan dengan penemuan sosok mayat perempuan asal Tangerang, Provinsi  Banten, pada Jumat (4/1/2019) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Mayat dari ibu dua anak, Fauzan (4) dan Fauzi (1 bulan) tersebut diketahui bernama Marlia (22) itu ditemukan dalam kondisi tewas tergantung di jelusi pintu kamar di rumah mertuanya Abdullah di Gampong Darussalam Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen.

Hal itu disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, SH kepada wartawan pada Jum'at (4/1).

Dikatakannya, kronologis kejadian, berawal pada Jum'at (4/1) sekira  pukul 02.30 WIB, saat itu ibu mertua korban Ti Aisyah (55) mendengar suara tangisan anak korban (cucunya-red) Fauzi,  kemudian ia bangun dan pergi ke kamar mandi. Setelah dari kamar mandi ibu mertua korban merasa heran kenapa anak korban masih menangis. 

Setelah itu, Ti Aisyah mengintip dari celah dinding papan kamar tidur dan saat itu dia melihat korban tidak ada ditempat tidurnya. Lalu ibu mertua korban pergi ke dalam kamar korban. Sesampainya di pintu kamar, dia melihat ada tonjolan di kain gorden pintu kamar korban, tanpa curiga lalu dia mengangkat kain korden tersebut dan saat itu dia terkejut melihat korban sudah tergantung lehernya dengan kain ke atas jelusi pintu kamar dengan posisi kaki tepatnya lutut korban menyentuh lantai," sebut Iptu Eko.

Lanjutnya, Ti Aisyah memanggil dan membangunkan suaminya Abdullah (60) yang saat itu sedang tidur dikamar belakang dan memberitahukan hal tersebut. Setelah itu Abdullah segera bangun dan menuju ke kamar korban. Melihat kondisi korban yang juga isteri dari anaknya Azhari, kemudian dia memberitahukan kepada tetangganya Ibrahim (45) yang berada di depan rumahnya masih di desa setempat .

Kemudian Abdullah juga memberitahukan (kabar kematian menantunya-red) kepada tetangga lainnya serta saudara saudaranya. 

Tambah Eko, diperoleh keterangan dari mertua korban, menurutnya, korban baru 4 (empat) bulan tinggal dirumahnya. Sebelumnya korban tinggal bersama suaminya Azhari di Tanggerang, Banten.

"Korban pulang kerumah mertuanya dikarenakan mau melahirkan, kurang lebih baru 35 hari melahirkan," terang Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR