FAKAT; WADAH PERWUJUDAN KEADILAN DAN KESETARAAN TERHADAP ASPIRASI ANAK ACEH BARAT


author photo

30 Jan 2019 - 08.07 WIB


Dalam konsep pengembangan pola pikir anak, berbagai macam wadah kepedulian terhadap aspirasi dan hak mereka sangat dibutuhkan terkhusus dalam hal penampungan aspirasi secara menyeluruh. Fokus catatan ini lahir akibat dari UU Nomor 35 Tahun 2014 yang merupakan perubahan atas UU Nomor 25 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak terlebih jelasnya terangkum dalam Pasal 1 Ayat (2) yang menyebutkan bahwa "Perlindungan Anak adala segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi Anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi".
       Menilik isi UU yang tertulis diatas, maka dapat sejenak kita bandingkan dengan peran secara umum dari wadah penyaluran aspirasi anak ini ialah sebagai satu buah tempat yang memiliki visi dan misi yang mengedepankan kepentingan anak di daerah, adapun konsep kegiatannya ialah seperti menciptakan satu buah kondisi yang nyaman, aman dan tentram sesuai dengan tekat penciptaan rumah yang luar biasa nyaman dan terjaminnya tumbuh kembang bagi seluruh anak Indonesia.
       
Berbagai program yang ringan dan tertuju pada proses penciptaan kemampuan berfikir anak-anak Indonesia pun wajib difikirkan pula, dalam artian bahwa salah satu proses penyaluran ilmu dan ajakan postif terhadap anak dalam tumbuh kembangya dapat dilakukan dengan mengedepankan sisi Have Fun pada setiap program yang ditanamkan  pada anak – anak itu tadi. Tujuannya ialah agar dalam keikutsertaan mereka dalam setiap program terhindar dari sifat jenuh dan bosan, yang berakibat pada buruknya akses ilmu yang disalurkan ke otak mereka.

Forum Anak Aceh Barat, Wadah Percontohan sisi positif lain dari Anak Indonesia

Forum Anak Aceh Barat atau lebih dikenal dengan FAKAT ialah satu wadah partisipasi suara anak, yang dikelola oleh anak-anak berusia maksimal 18 Tahun, bekerja sama dengan pemerintah daerah, dan berperan memberikan masukan dalam proses perencanaan, pemantauan serta evaluasi kebijakan program dan kegiatan pembangunan daerah Aceh Barat. 

Adapun sebahagian fungsi dari forum ini antara lain, tempat anak-anak untuk belajar, berinteraksi sosial bersama teman sebayanya, mengenali masalah dan mencari solusi dengan sistem dan mekanisme yang telah dirancang. Yang dimana dalam prosesnya didampingi oleh beberapa orang dewasa yang memahami konsep partisipasi Anak yang disebut sebagai Fasilitator Anak. Jika diatas tadi telah disebutkan bahwa FAKAT merupakan Forum bagi anak Aceh Barat, maka Fasilitator juga punya satu wadah yang bernama Forum Fasilitator Anak Aceh Barat (FORFA).
       
Dalam konsep perjalanan dan pengembangannya, segala hal yang berlaku dan diberlakukan oleh FAKAT jelas mengacu dan berpedoman pada Undang-undang sebagai Konstitusi Negara. Adapun Salah satu bukti konkret nya terlihat pada setiap rancangan program yang diwacanakan, dimana sosialisasi dan konsolidasi adalah dua hal utama yang didudukkan sebelum mengacu pada aksi utamanya. 

Ambillah contoh tatkala memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada tanggal 20 November setiap tahunnya. Berbagai agenda direncanakan sematang mungkin, berbagai relasi dijalin seluas mungkin, dan berbagai target dibicarakan sedini mungkin. Tujuannya apa, agar dalam hari H pelaksanaan agendanya tidak ada satupun hal yang menjadi polemik. Relasi dengan pemerintah kabupaten terjalin dengan cepat dan mudah, seluruh target dan dampak setelah kegiatan tersebut menuai hasil sesuai harapan. Sehingga setiap misi yang direncanakan oleh FAKAT dapat terjalankan dengan lancar, dan hasil nya pun dapat dirasakan oleh seluruh Anak Aceh Barat terutama pada mereka yang membutuhkan perhatian lebih. 
      
Tatkala kita bicara berbagai macam program yang dirancang oleh FAKAT. Selain peringatan Hari Anak Sedunia,  ada beberapa program lainnya yang dilaksanakan di tingkat kabupaten antara lain Rapat Penguatan Kapasitas Organisasi, Musyawarah Besar (MUBES), Bakti Sosial, Out Bound, Silaturrahmi dan Audiensi dengan berbagai institusi dan organisasi. Dan jika dalam bulan puasa, FAKAT juga memiliki dua program rutinitas yaitu, NGAOM (Ngaji On The Mosque) dan Takjil On The Road. Bukan hanya di tingkat daerah, namun fakat juga memiliki program dan prestasi tingkat nasional yaitu menjadi delegasi Anak Aceh untuk mengikuti Forum Anak Nasional (FAN). 

Jika melihat berbagai macam program yang diagendakan oleh FAKAT, maka terlihat bahwa forum ini merupakan satu forum kreatif, positif, dinamis dan berkarakter pejuang hak anak Aceh dalam mengedepankan jiwa solidaritas tinggi dengan organisator yang lahir dari sekolah yang berbeda-beda di Aceh Barat. Dengan semangat dan tekat kuat mereka, diumur mereka yang masih muda sama sekali bukan nominal yang mereka fikirkan, namun hasil moril yang mereka dapatkan dan kepuasan yang mereka rasakan bahwa mereka yang masih anak-anak mampu dan ingin berjuang demi teman mereka yang masih anak-anak juga. Karena yang menjadi perbedaan adalah, bahwa tidak semua anak punya sisi kesetaraan materil dengan kita. Toh dengan kelebihan yang kita punya, dari wadah ini kita bertekat untuk peka terhadap suara aspirasi mereka di pelosok sana yang belum tentu didengar oleh pejabat tinggi negeri ini.

Salam..
Dari kami Fasilitator Anak Aceh Barat

Penulis: Musrafiyan
Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara UIN Ar Raniry Banda Aceh
Founder Literatur Aceh (L.A)
       
Bagikan:
KOMENTAR