Empat Pria Diduga Pelaku Penyalahgunaan Migas Dibekuk Satreskrim Polres Bireuen


author photo

11 Jan 2019 - 22.57 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Empat pria diduga Pelaku tindak pidana penyalahgunaan Migas dibekuk oleh Unit Tipidter Satreskrim Polres Bireuen yang dipimpin KBO satresktim Ipda Syafaruddin, di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh desa Bugeng Kecamatan Peulimbang pada Rabu (9/1/2019)

Hal tersebut dikatakan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, SH kepada wartawan, Jum'at (11/1/2019). 

"Penangkapan tersebut karena diduga pelaku melanggar pasal 53 huruf c dan d UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas, tambah Eko, keempat pelaku tersebut, yakni  Syahreza Bin Samsul Bahri (23) Wiraswasta, warga Desa Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen, Muksalmina Bin Zakaria,(25), mahasiswa, warga Desa yang sama.

Pelaku selanjutnya, M Nasir (56), PNS, warga Desa Blang Cot Baroh Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen dan Mukhsin Bin Syeik Mahmud (42), PNS, warga Desa Uteun Sikumbong Kecamatan Peulimbang Kabupaten setempat.

"Bersama pelaku, sebut Eko, "petugas turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit Mobil Feroza nopol BL 355 AO warna hijau putih yang tankinya sudah dimodifikasi berisikan sebanyak 80 liter BBM jenis premium, 1 unit mobil daihatsu Grandmax Pick-Up warna hitam nopol B 9219 SAH yang tankinya juga sudah dimodifikasi yang berisikan BBM jenis premium sejumlah 100 liter,"

Selain itu, "1 Unit mobil Daihatsu Feroza Nopol BL 847 LV dengan tanki sudah dimodifikasi bermuatan 100 liter BBM jenis pemium dan 1 unit mobil Feroza Nopol BL 1302 LK warna biru beserta 50 liter BBM jenis premium," ungkap Iptu Eko.

Dia juga menjelaskan, "pada saat penangkapan pelaku, Unit Tipidter Satreskrim Polres Bireuen mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya mobil yang tankinya sudah dimodifikasi sedang membeli dan mengisi BBM jenis premium di salah satu SPBU di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya, tim yang dipimpin KBO Satreskrim Ipda Syafaruddin langsung menuju ke lokasi, ketika sampai di lokasi tim melakukan pengamatan terhadap mobil-mobil yang diduga tankinya sudah dimodifikasi itu.

Setelah mobil-mobil tersebut selesai mengisi BBM jenis premium, saat itu juga tim melakukan penangkapan terhadap pelaku beserta mobil-mobil tersebut dan dilakukan interogasi awal oleh tim, kepada petugas, pelaku menyebutkan, mereka membeli BBM jenis premium, yang mana BBM jenis premium tersebut oleh pelaku akan dijual kembali kepada kios-kios pengecer.

"Dalam kegiatan tersebut pelaku tidak memiliki izin yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti di gelandang ke Mapolres Bireuen untuk  pengusutan lebih lanjut," pungkas Kasatreskrim Iptu Eko Rendi. [SR]


Bagikan:
KOMENTAR