Tgk Mauliadi Caleg DPRK Bireuen Dapil 3 Partai Aceh Temu Ramah Mantan Menteri AM Dr. Husaini di Labuhan Haji


author photo

15 Des 2018 - 19.07 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Caleg DPRK Bireuen dari Partai Aceh Tgk Mauliadi Sulaiman, memenuhi undangan Abuya Amran Waly dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H, yang di laksanakan di Dayah Darul Ihsan desa Pawoh Labuhan Haji, Aceh Selatan, Sabtu (15/12/2018).

Kegiatan Maulid tersebut juga banyak di hadiri oleh beberapa Ulama dari negeri jiran Malaysia, Thailand dan luar daerah Padang serta ulama-ulama lain di Asia.

Selain itu turut hadir Dr. Husaini Hasan dari Australia yang juga salah seorang Perjuang yang pernah menjabat Menteri Pendidikan Aceh Merdeka (AM) pada 1976 silam.

"Secara kebetulan kami juga bisa bertemu langsung di sini, mungkin itu semua kehendak Allah, dan ia (Husaini-red) menceritakan sedikit sejarah perjuangan kepada saya dan Insya Allah banyak sejarah dan ilmu perjuangan yang saya dapatkan dari beliau," kata Mauliadi Caleg DPRK Bireuen dari Dapil 3 meliputi Kecamatan Gandapura, Makmur dan Kutablang.

Ia melanjutkan, "pesan Dr.Husaini kepada saya, berbuatlah yang terbaik untuk agama dan bangsa agar hidup kita terarah kejalan yg benar, serta bermanfaat bagi semua orang," sebut Mauliadi mantan Imum Gampong Tanjong Raya Kecamatan Gandapura itu.

Sementara itu, Dr. Husaini kepada Radar Aceh, (15/12) via telpon seluler, menyebutkan, "melihat fenomena sekarang di Aceh, baiknya kita galang persatuan dan kekompakan kita bangsa Aceh. Jangan kita kejar Jabatan dan pangkat yang bisa membuat sesama kita saling bertikai dan bersaing", sebutnya.

Lanjut pria yang sejak 8 tahun terakhir  menetap di negara Australia itu, "Mari kita dukung rekan-rekan kita yang maju meraih kursi legislatif, baik di tingkat DPRK, DPRA, DPRI ke senayan Jakarta bahkan di DPD untuk menjabat sebagai dewan perwakilan rakyat. Beda piihan silahkan, tapi jangan sampai saling menghujat dan mencaci yang berujung pada kekerasan fisik. Mari teladani akhlak Baginda Rasulullah SAW yang tegar akan cacian dalam menegakkan agama Islam, ," jelas Husaini

"Kita rakyat Aceh semua bersaudara, seperti motto ahli Sufi, "Siap di hina dan jangan pernah menganiaya", pungkas kawan dekat Almarhum Hasan Tiro sewaktu di Sweden dulu. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR