Polres Bireuen Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sabu 463 Gram dan 4 Tersangka Satu Diantaranya Polisi Ditahan


author photo

3 Des 2018 - 19.47 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Jajaran Polres Bireuen, selama bulan November 2018 berhasil mengungkapkan tiga kasus narkotika jenis sabu. Empat orang tersangka bersama barang bukti telah diamankan.

Empat tersangka yang salah satunya merupakan oknum anggota polri, dari mereka polisi berhasil mengamankan Barang Bukti jenis sabu seberat 463 gram.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP. Gugun Hardi Gunawan, S.IK, M.Si, yang didampingi Kasat Narkoba Ipda M.Nazir dalam konferensi pers dengan wartawan yang berlangsung di Mapolres setempat, Senin (3/12/2018) siang.
 
"Pada Senin (12/11/2018), sekira pukul 16.00 WIB, di Desa Cot Geulumpang Kecamatan Jeunieb, tim Opsnal Satresnarkoba  Polres Bireuen berhasil menangkap M Bin MN (20), wiraswasta, asal Kecamatan Jeunieb bersama barang bukti narkotika jenis sabu yang disita seberat 88 gram", sebut Kapolres.

Lanjutnya, pada Senin (26/11/2018) sekira pukul 15.00 WIB, di Desa Blang Tambue Kecamatan Simpang Mamplam, Opsnal Satresnarkoba juga menangkap tersangka M Bin Alm S (47), wiraswasta. Darinya disita sabu seberat 250 gram.

"Kemudian, pada Kamis 28 November 2018, sekira pukul 15.00 WIB, tepat nya di Desa Keude Matang Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, tersangka M Bin ZA (30) yang merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Bireuen ditangkap beserta barang bukti seberat 100 gram sabu," jelas AKBP Gugun.

Dikatakannya, penangkapan oknum polisi tersebut merupakan hasil pengembangan setelah menangkap tersangka AR Bin Y (20), eks pelajar beserta barang bukti 25 gram sabu.

"Kami pihak kepolisian tidak tebang pilih, siapapun jika terlibat narkotika akan kita tangkap, termasuk anggota polisi. Walapun polisi tetap kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Bila nanti putusan dari pengadilan sudah Inkracht, bisa saja dipecat," sebutnya.

Tambahnya, dari medio 12-29 November 2018, Satresnarkoba Polres Bireuen berhasil menyita barang bukti sabu seberat 463 gram. Bila dibandingkan 1 gram sabu dapat dikonsumsi untuk 8 jiwa, maka 463 gram dikalikan dengan 8 jiwa hasilnya 3704 jiwa.

Demikian dapat simpulkan, dengan dilakukannya penangkapan terhadap para pelaku pengedar narkotika jenis sabu tersebut, maka Satresnarkoba Polres Bireuen telah berhasil menyelamatkan sejumlah 3704 jiwa dari bahaya narkoba", rinci Gugun 

Kepada keempat tersangka, mereka dijerat pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman paling berat hukuman mati atau seumur hidup dan minimal 6 tahun kurungan penjara," tutup Kapolres. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR