Miris Mukhtar Hidupi Keluarganya yang Sakit di Rumah Tak Layak Huni, Ketua Romi Syahputra Harap Perhatian Pihak Dermawan


author photo

5 Des 2018 - 12.13 WIB


Radaraceh.com | Aceh Timur - Sungguh menyedihkan nasib keluarga miskin ini, selain tinggal di rumah tak layak huni, dua dari tiga anaknya juga menderita sakit, bahkan harus putus sekolah.

Ialah Mukhtar Zaini (40) beristrikan Yusniar (34), menghidupi tiga anak mereka di Gampong Alue Patong, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur. 

Kehidupan miris yang diderita Mukhtar itu dikisahkan oleh Romy Syahputra selaku Ketua Gerakan Pemuda Indra Makmu (GPIM), yang mengunjungi rumah Mukhtar Selasa (4/12/2018).


Rumah Mukhtar, kisah Romy, kondisinya memprihatinkan, berkonstruksi kayu, dan beratap rumbia, rumah itu mulai lapuk, dan tembus sinar matahari karena dinding dan atapnya banyak bocor.

Ia inilah rumah yang didiami Mukhtar bersama istri dan tiga anaknya.

Tak hanya disitu, penderitaan Mukhtar, selain tinggal di rumah tak layak huni, dan bekerja sebagai buruh kasar, ia juga harus semangat membesarkan buah hatinya, yang sakit.

 Yaitu anak pertamanya Zahra Wati (14) yang saat ini mengelami cedera di kakinya sehingga terpaksa menggunakan tongkat. Anak ketiganya Mera (4) juga mengalami sakit aneh, yaitu lumpuh layu, dan sering cekang, dan bahkan belum bisa berbicara.

Bahkan karena sakit dan keterbatasan ekonomi itu, Zahra pun terpaksa harus putus sekolah.

Mukhtar pun tak patah semangat, ia terus berusaha mengobati anaknya ke berbagai tempat, dengan berbagai cara, tapi hingga saat ini tak kunjung sembuh.


Karena keterbatasan biaya, hingga saat ini Mukhtar pun mengurungkan niatnya, untuk melanjutkan proses pengobatan anaknya. Padahal, dengan sakit ini sudah pasti masa depan anak akan terganggu.

Terkait kesedihan yang dialami keluarga Mukhtar ini, Romy, dan kawan - kawan, berinisiatif menggalang bantuan dari berbagai pihak untuk turut berpartisipasi untuk membantu Mukhtar, baik membangun rumah yang layak, maupun membantu proses pengobatan anaknya.


"Kita mohon bantuan pihak dermawan agar bersedia membantu meringankan beban keluarga Pak Mukhtar, karena saat ini Pak Mukhtar telah pasrah," jelas Romy.

Jika nantinya, ada pihak dermawan yang bersedia membantu keluarga Pak Mukhtar, maka pihaknya siap memfasilitasinya.

"Semoga ada pihak dermawan yang terpangil hati untuk membantu keluarga Pak Muktar nantinya," harap 
pengurus Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) ini.(R)
Bagikan:
KOMENTAR