Kejari Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi BPBD Bireuen


author photo

10 Des 2018 - 20.38 WIB


Bireuen - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen dalam konferensi pers dengan sejumlah awak media di aula kantor setempat telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga dan pengaman tebing desa Uteun Bunta Kecamatan Peusangan, Senin (10/12/2018).

Pembangunan tebing tersebut bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan sumber dana dari APBN sebesar Rp 6,2 miliar tahun 2016, dua diantaranya dari rekanan proyek perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga dan satu lagi sebagai PPK dinas BPBD Bireuen.

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Mochamad Jefrry SH, M.Hum, mengatakan ada tiga tersangka dalam kasus tersebut adalah MS, selaku Pejabat Pembuatan Komitemen (PPK), lalu TM pemilik perusahaan dan N Direktur Perusahaan PT.Yedecober Jaya Abadi.

"Dalam waktu dekat ini kita akan layangkan surat pemanggilan dan  pemeriksaan kepada ketiga sebagai tersangka, nantinya kita akan memperdalam siapa -siapa yang bertanggungjawab pada proyek tersebut, mungkin nanti akan timbul tersangka yang baru baru, "ujarnya.

Sebelumnya pihak kejaksaan juga sudah memanggil dan memintai keterangan mantan Kepala Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Farhan Husein SE,MM sebagai saksi. 

"Perihal jumlah kerugian negara masih dalam perhitungan, diperkirakan lebih dari Rp 1 miliar. Dalam kasus ini, proyek yang dikerjakan kekurangan volumen dan tidak sesuai spesifikasi (spek), "terang mochamad jefrry.

Dalam konferensi pers tersebut juga didampingi Kasi Pidum, T. Hendra Gunawan, Kasi intel, Fakhrillah, SH, MH ,Kasi Pidsus Roby Syahputra SH,  dan sejumlah Kasi dan staf Kejari lainnya. (faZ)
Bagikan:
KOMENTAR