Ir Nova Iriansiah Pimpin Apel Hari Bakti PUPR ke-73


author photo

4 Des 2018 - 09.26 WIB


Banda Aceh --- Dalam rangka memperingati hari bakti PUPR yang diperingati pada Tanggal 3 Desember ini bertujuan untuk mengenang kegigihan 21 orang pegawai PUPR yang mendapat tugas menjaga gedung sate di Bandung untuk menghadapi serangan pasukan sekutu, pada tanggal 3 Desember 1945, tepat 73 tahun yang silam.
 
Saat itu, gedung sate merupakan gedung Departemen Pekerjaan Umum saat peristiwa tersebut sebanyak 7 orang pegawai PU gugur, mereka yang gugur adalah Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu dan Soerjono, yang kini dikenal sebagai Pahlawan Sapta Taruna.
  
Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke 73 tahun 2018, di halaman kantor PU Pengairan Aceh, Senin (3/12/2018).

Hari Bakti PU tahun 2018 ini mengangkat tema "Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan Bangsa" dalam kesempatan tersebut, Nova juga menyampaikan seluruh insan PUPR untuk bekerja sama, menjaga kekompakan dalam menyelesaikan pembangunan yang merata hingga pelosok Indonesia sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan upaya mempersatukan anak bangsa.
  
Peresmian pembangunan jalan Tol atau Gïroundbreaking Trans Sumatera, ruas Banda Aceh-Sigli sepanjang 75 kilometer hanya tinggal menunggu waktu Presiden RI Joko Widodo. Pada saat peresmian, proses pembangunan 7 kilometer pertama akan langsung dikerjakan,"jelas Nova.

Selanjutnya Nova menambahkan, meski menemui sejumlah kendala, namun sejumlah Proyek Strategis Nasional yang ada di Aceh sudah berjalan dengan baik. Saat ini pengerjaan Waduk Keureuto sudah berjalan, Waduk Tiro saat ini sedang proses redesign, Waduk Rukoh juga sudah berjalan.
  
Kementerian PUPR telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan banyak mendapat apresiasi, namun hal ini jangan menjadikan kita cepat berpuas diri, tapi justru lebih berhati-hati dan bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang kita ambil.

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, menyampaikan bahwa yang namanya proyek infrastruktur, tidak ada yang tanpa masalah. Secara harfiah, membangun infrastruktur, mengubah kondisi alam dan keseimbangan alam ke keseimbangan yang baru pasti ada masalah fisik, lingkungan, sosial budaya.
 
Terobosan baru dan lompatan perlu terus dilakukan agar mampu bersaing dengan negara lain,"Tutur Nova Iriansiah.
Nova Menambahkan Angaran Tahun 2019 Alokasi anggaran untuk Kementerian PUPR sebesar Rp. 110,7 triliun. Ini merupakan alokasi terbesar dari seluruh kementerian atau lembaga.

Selain itu, Kementerian PUPR juga mendapat amanah tambahan untuk mendukung Misi penguatan SDM dan perekonomian masyarakat melalui pembangunan sekolah, perguruan tinggi, Madrasah, serta pasar induk regional dan amanah ini menuntut kita semua untuk terus meningkatkan kompetensi. Jaga integritas dengan selalu bersikap jujur, konsisten dan tegas menjalankan aturan.

"Ayo...Mari bersama kita tingkatkan kinerja dengan hasil karya yang merupakan buah dari kerjasama dari solidaritas insan PUPR yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat kita,"tutupnya (WEN)
Bagikan:
KOMENTAR