HMI Blangpidie Gelar Aksi Solidaritas Untuk Muslim Uighur


author photo

29 Des 2018 - 12.52 WIB


Blangpidie --- Ratusan Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie menggelar aksi solidaritas untuk Umat Muslim Uighur China di Bundaran Simpang Cerana dan Tegu Bank Aceh, Sabtu (29/12/18).

Dengan menggunakan pengeras suara, spanduk serta karton para aktifis HMI Cabang Blangpidie berorasi mengutuk keras penindasan yang dilakukan pemerintahan China kepada minoritas umat Muslim Uyghur di Xinjiang China.

Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus kecaman terhadap pemerintah China atas pelanggaran HAM yang membatasi Hak kebebasan dalam hal beragama umat Muslim Uyghur di China yang juga dilakukan serentak oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se Indonesia berdasarkan Intruksi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

Koordinator Lapangan massa aksi, Wardi Ketua Bidang terkait mengatakan, pihaknya sangat mengutuk keras kebiadaban yang dilakukan pemerintahan China Terhadap Umat Muslim Uyghur tersebut.

Untuk itu dikatakannya, pihaknya menuntut dan mendesak pemerintah Indonesia untuk angkat bicara terhadap pelanggaran HAM yang dilakuakan pemerintah China terhadap Umat Muslim Uyghur.

Sementara itu Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie, mengatakan aksi ini adalah sebagai bentuk rasa persaudaraan dengan umat muslim uyghur karena mereka ditindas, dirampas hak kemanusiaannya  yang dilakukan oleh pemerintah China bahkan mereka berusaha memisahkan etnis muslim Uyghur dari Agamanya.

Dalam aksi ini ada enam tuntutan yang disampaikan diantaranya:
1. Mengutuk keras terhadap tindakan pemerintah cina kepada umat muslim Uyghur di Xinjiang.

2. Mendesak pemerintah Cina untuk menghentikan tindakan pelanggran HAM berupa penindasan dan larangan kebebasan beragama minoritas islam Uyghur di Cina.

3. Menuntut pemerintah Cina agar menjamin dan melindungi hak muslim Uyghur untuk bebas dalam ber-ibadah dan menjalankan syariat agama islam yang merupakan bagian dari hak asasi manusia(HAM).

4. Menuntut kepada pemerintah indonesia harus mengambil sikap terhadap penindasan yang di lakukan oleh pemerintah cina kepada umat islam Uyghur.

5. Mengajak umat beragama di indonesia untuk memberikan tekanan kepada pemerintah cina agar mengadu, harus segera di hentikan penindasan kepada minoritas Uyghur dalam hal kemrdekaan beragama.

6. Jika pemerintah cina tidak segera mengakhiri penindasan kepada muslim Uyghur di Xinjiang maka kami Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie akan mendesak Kedubes Cina agar angkat kaki dari bumi Indonesia karena di Indonesia tidak ada tempat untuk negara penjahat kemanusian dan melanggar HAM. (Rel)
Bagikan:
KOMENTAR