Bireuen Dilanda Banjir, 231 Jiwa dari 61 KK di 5 Kecamatan Mengungsi


author photo

7 Des 2018 - 11.43 WIB


RADAR ACEH | Bireuen-  Banjir luapan melanda 5 (lima) Kecamatan di Kabupaten Bireuen. Hujan dengan Intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bireuen dari pukul 13.00 WIB hingga pukul 23.30  WIB mengakibatkan ketinggian air mencapai 50 cm sampai dengan 1 meter.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs. Murdani melalui laporan Pengendali Posko Tagana Bireuen, Kamis (6/12/2018) dalam laporannya via Group WhatsApp, menyebutkan, Kecamatan Peudada ada 11 desa, yakni desa Dayah Mon Ara, Tgk. Dibthon, Alue Keutapang, Tanjung Selamat, Jaba, Pucok Alue Rheng, Hagu, Blang Rangkuluh, Blang Bati, Alue Sijuk dan Cot Kruet.

Lalu Kecamatan Plimbang tiga desa yang terendam, yakni desa Bale Daka, Pu'uk dan Jambo Dalam. Lima desa di Kecamatan Jeunib yakni, desa Sampo Ajad, Pulau Ibouh, Blang Neubok Barat, Alue Seutuy dan desa Blang Leubok Timu.

Selanjutnya, banjir tersebut juga melanda 4 (empat) desa di Kecamatan Jeumpa, yakni desa Abeuk Usong, Teupok Baroh, Teupok Tunong dan Pulo Lawang. Sedangkan Kecamatan Kota Juang, desa yang terendam banjir, yakni desa Pulo Ara.

Banjir tersebut membuat sedikitnya 231 jiwa dari 61 KK mengungsi, yakni 13 jiwa dari 4 KK di Desa Tgk Dibathon Kecamatan Peudada mengungsi, 38 jiwa dari 12 KK desa Dayah Mon Ara dan 180 jiwa dari 45 KK di desa Tanjong Selamat kecamatan yang sama," jelas Murdani.

"Kondisi terakhir air mulai surut karena hujan mulai reda dan kepada warga diharapkan untuk waspada dan siaga mengingat cuaca di wilayah masih berpotensi hujan, sedangkan bantuan masa panik berupa makanan siap saji dan air mineral mulai disalurkan," tutupnya [SR]
Bagikan:
KOMENTAR