Banjir Menerjang Gampong Aluesijuek Peudada Bireuen, Puluhan Rumah Terendam


author photo

13 Des 2018 - 22.32 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Banjir kembali menerjang Gampong Aluesijuek dan beberapa gampong di Kecamatan Peudada akibat Hujan yang tak kunjung reda mulai pukul 13.00 WIB hingga sore tadi hujan tak kunjung reda yang mengakibatkan banjir kembali menerjang gampong ini, Kamis (13/12/2018)

Dampak terjadinya banjir kali ini disinyalir akibat bobroknya tanggul irigasi akibat banjir yang juga melanda beberapa minggu lalu digampong tersebut yang sebelumnya pernah dimuat di sejumlah media.

Tanggul irigasi yang putus 30 sampai 40 meter yang terjadi pada banjir beberapa hari lalu, hingga kini belum sempat diperbaiki atau penanganan tanggap darurat oleh Pemkab setempat, hingga merambah cepat ke gampong Aluesijuek, ungkap Arahman yang juga warga setempat.

Kepada media ini juga dia berkata akibat banjir yang melanda pada hari ini Kamis (13/12) banyak kerusakan yang terjadi di antaranya padi yang baru sempat ditanam sudah dibawa air yang arusnya deras dan terancam Gagal Panen.

Tidak hanya itu, banjir juga merambah ke rumah-rumah warga setempat ada sekitar 80 rumah warga yang sampai hari ini masih terendam air dan lumpur," tambahnya

Mursalin yang juga warga setempat yang hari harinya bekerja sebagai pembibitan jernang kepada wartawan, mengatakan, "Akibat banjir hari ini dia harus menanggung kerugian sampai ratusan juta, karena bibit yang lagi di semai terbawa air banjir, dan keluhnya kepada media ini dengan harapan pemerintah setempat peduli kepada pengusaha tingkat gampong yang salah satunya lagi dia geluti bersama warga disini.

Demikian hal nya dengan M. Nur Nurdin yang sering disapa dengan "Kodam", berharap kepada pemerintah jangan tutup mata akibat banjir yang tiap waktu melanda warga Peudada, jangan biarkan warga menderita akibat kurang peduli Pemkab dan Dinas terkait," harapnya. 

Hingga berita ini ditayangkan, media belum berhasil melakukan konfirmasi dengan pihak terkait. [REL/SR]
Bagikan:
KOMENTAR