Tgk Ibnu Hajar Gelar Pertemuan Terbuka Dengan Ir. Abdullah Puteh, Ada apa.?


author photo

3 Nov 2018 - 00.11 WIB


Radaraaceh.com,  Lhoksukon  - 
Pimpinan dayah Darut Thoibah Lhoksukon Aceh Utara, mantan anggota DPR Aceh periode 2009-2014. Tgk Ibnu Hajar menggelar pertemuan secara terbuka dengan Dr. Ir. H. Abdullah Puteh mantan gubernur Aceh, dan puluhan tokoh serta seratusan masyarakat setempat. Acara tersebut berlangsung dikediaman Tgk Ibnu Hajar, Gampong Nga, Km 3, Lhoksukon Aceh Utara, Jum'at (02/11/2018).

Pantauan media ini dalam pertemuan itu Tgk Ibnu Hajar menyatakan dirinya siap mendukung dan memenangkan Abdullah Puteh untuk menjadi anggota DPD RI 
di pemilu mendatang. Dalam sambutannya Tgk Ibnu Hajar juga mengatakan bahwa ia kembali maju sebagai caleg DPR Aceh, nomor urut 8 lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di pemilu serentak pada 2019. 

Seperti diketahui Tgk Ibnu Hajar adalah putra almarhum Tgk, H. Muhammad Thaib alias Abu Bate Lhee.  

Ulama kharismatik Aceh ini merupakan pendiri dayah Darut Thoibah sejak tahun 1956. Abu Bate Lhee meninggal pada 2014. Sejak beliau meninggal dunia dayah tersebut hingga saat ini dipimpin Tgk Ibnu Hajar.

"Saya maju kembali untuk menjadi DPR Aceh di pemilu 2019, melalui PPP, nomor urut 8, daerah pemilihan     (dapil 5) Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe." ujarnya.

Di jelaskan, Ia maju kembali untuk menjadi DPRA kali ini mengingat masih banyaknya program yang tertunda. diantara pemberdayaan ekonomi, pembangunan tempat ibadah, penegakan syari'at islam, dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

"Saya akan memperjuang kan aspirasi masyarakat, terutama pembangunan tempat ibadah, pendidikan agama agar semua masyarakat Aceh bisa baca alqur'an dan peningkatan ekonomi,
saya malu mendengar ada 39 orang caleg yang tidak lulus baca alqur'an, dan jika saya terpilih peningkatan ekonomi masyarakat akan saya upayakan, karena saya tahu masyarakat menengah kebawah sangat susah untuk saat ini."tutur Tgk Ibnu Hajar.

Menurut masyarakat setempat, Tgk Ibnu Hajar juga mantan Imum mukim lhoksukon teungoh dari tahun 1982, dan berakhir pada pertengahan 2009. selanjutnya beliau menjabat sebagai anggota DPR Aceh, di Komisi G, bidang Agama hingga pembentukan qanun syari'at Islam dari 2009 hingga 2014. (Raz)
Bagikan:
KOMENTAR