Pekerja Proyek Irigasi Aneuk Gajah Rheut yang Tenggelam di Peudada Belum Ditemukan


author photo

22 Nov 2018 - 09.42 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Buruh pekerja yang mengerjakan proyek saluran Irigasi Aneuk Gajah Rheut dilaporkan tenggelam bernama Ahmad alias Khancil (30) asal Desa Palawi Kecamatan Brandan Kabupaten Langkat Sumatra Utara, Medan. 

Informasi yang diperoleh Radar Aceh, korban pergi bersama teman-temannya satu tim kerja (saat itu tidak ada jam kerja),  lalu mereka bertujuh sepakat mencari Kerang sungai diseputaran aliran sungai Gampong Hagu, Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen sekira pukul 12:00 WIB, Rabu (21/11/2018)

Menurut keterangan mandornya Iwan (40) , mereka pergi dari Bass Camp tempat mereka tinggal, dipinggir sungai Gampong Mns Krueng sebelah selatan dari arah lokasi tersebut dengan berjalan kaki lebih kurang 100 meter bersama 6 orang temannya menuju tepi sungai Krueng Hagu. 

Dalam mencari Kerang Sungai tersebut mereka menyeberang sungai dari gampong Hagu, dekat lokasi bekas pengerukan Galian C oleh alat berat Beco," sebut Iwan mandor kerjanya.

Kata Iwan, mereka bertujuh pada hari naas siang itu pergi ke sungai mau mencari Kerang sungai, yakni:  1) Ahmad (Korban) alias Khancil (30), Desa Palawi Kecamatan Brandan Kabupaten Langkat, Sumut. 2) Chairuddin Seregar (42) alamat Desa Kota Pare Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Sergeh, Sumut. 3) Anto (32) desa yang sama, 4) Suwardi (48) desa yang sama, 5) Budi Hutaseweh (40) Desa Pasar Lapan Kecamatan Indra Pura, Kabupaten Batubara, Sumut. 6) Monang Sitomorang (38) Desa yang sama dan 7).Ucok (42) desa yang sama.

Pada saat musibah tersebut mereka bertujuh pergi menyeberang sungai Desa Hagu secara beriringan, akan tetapi tiba-tiba saat mau sampai ke tepi sungai dua diantara mereka dalam barisan 5 dan  6, hanyut dan tenggelam dibawa arus deras sungai, walau sempat meminta tolong pada teman lainnya, namun takdir berkata lain.

Kata salah satu teman korban, "dua yang hanyut itu tidak bisa berenang. Alhamdulillah kawannya satu lagi itu selamat, bernama Ucok, yang terdampar ke tepian sungai.

Sedangkan temannya yang satu lagi Ahmad (Korban) tidak bisa kita bantu untuk menariknya kedarat dan akhirnya tenggelam, diperkirakan seperti ada yang menariknya oleh makhluk "Balum Beulidie" sebut warga setempat, lalu diperkuat oleh Ucok yang selamat tersebut, dengan raut wajah sedih.

Diketahui, mereka semua bekerja pada proyek pekerjaan yang dimenangkan oleh  PT Sejati Rahmat Sejahtera, Aneuk Gajah Rhoet melalui Dana Otsus APBA 2018 berlokasi Gampong (Desa) Lawang Peudada Kabupaten Bireuen.

Saat media ini meliput di lokasi kejadian, tampak puluhan warga setempat dan dibantu oleh Kodam, Ketua Tagana Peudada, Petugas Tagana Gampong Hagu dan Tagana Meunasah Krueng, Tim RAPI Peudada, para personil Polsek Peudada, Babinsa Koramil Peudada serta petugas Tim SARS Bireuen, 

Selain itu, petugas Polisi Pos Airud PPI Peudada dan Polisi personil Polres Bireuen. Juga turut hadir di TKP untuk membantu melakukan pencarian di seputaran Hilir sungai Gampong Hagu hingga kedekat "Bass Camp" lokasi mereka tinggal di Gampong Meunasah Krueng kecamatan setempat.

Sampai sore harinya belum ada tanda-tanda akan ditemukan korban Ahmad yang tenggelam tersebut di aliran Sungai Gampong Hagu.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak media belum bisa melakukan konfirmasi dengan pimpinan rekanan maupun Manajer Lapangan perusahaan pekerjaan saluran irigasi Aneuk Gajah Rhoet tersebut. [RED]
Bagikan:
KOMENTAR