Ini Penjelasan Anwar Risyen Anggota DPRK Aceh Utara Terkait Diblokirnya Jalan Utama Menuju Sekolah


author photo

2 Nov 2018 - 11.13 WIB


Radaraceh.com, Aceh Utara -  Jalan utama yang dilewati siswa/i dan masyarakat tiap hari di dusun Tgk Umar, Desa Rawang Itek Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara di blokir warga setrmpat.

Pemblokiran jalan yang menuju dua sekolah tersebut diantaranya SMA Negeri 3 citra bangsa dan SMP Negeri 4 Tanah Jambo Aye pada Selasa, malam (30/10) sekitar pukul 21.00.Wib. 

Kejadian tersebut berhasil diredam oleh Muspika setempat, pada Kamis (01/11) dari pukul 10.00.Wib, selanjutnya jalan yang telah diblokir pun berhasil dibuka kembali dengan cara membersihkan batang kayu dan batang kelapa yang melintang di badan jalan.

Terkait hal tersebut H. Anwar Risyen Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DRPK) Aceh Utara dari Fraksi, PA. Komisi C, dari partai Gerindra. Kamis 
( 01/11/2018) menanggapi dan memberikan penjelasan kepada media saat ditemui di kota panton labu.

Anwar Risyen menjelaskan bahwa anggaran untuk pengaspalan jalan tersebut sudah pernah dikondisikan dalam pembahasan APBK Aceh Utara 2017, oleh H.Ismail Ajalil, SE (Ayahwa)  Ketua DPRK Aceh Utara pernah memerintahkan ketua banggar, tapi karena kondisi Aceh Utara saat itu sedang divisit. Semua realisasi program untuk 2018, di tiadakan baik untuk infratruktur dan lain lain,"ungkapnya.

Hasil evaluasi, Gubernur memerintahkan Pemerintah Kabupten Aceh Utara untuk segera membayar hutang seluruh aparatur desa dan pihak ketiga yang sudah lama tidak terbayar.

"Kami dari pihak DPR berharap adanya Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA). Tapi celakanya, pihak pemerintah Aceh mempergubkan APBA 2018. Hingga banyak program-program prioritas utama untuk Kabupaten/kota di tiadakan. Inilah faktor utama yang terjadi." Ucap Anwar Risyen anggota Banggar DPR Aceh Utara.

Anwar Risyen berharapkan agar tahun 2019 bisa dimasuk kan kembali dan realisasi program- program prioritas demi kepentingan masyarakat umum. 

"Saya mohon kepada seluruh masyarakat desa Rawang Itek dan Aceh Utara umumnya, untuk bersabar."ucapnya. (RAZ)
Bagikan:
KOMENTAR