5 Tersangka Penganiaya Anak Waka Polsek Ditangkap, Sabu Seberat 0,12 Gram dan BB lainnya Diamankan


author photo

24 Nov 2018 - 14.53 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Tim Satresnarkoba Polres Bireuen berhasil menangkap 5 (lima) pelaku diduga tersangka penganiayaan terhadap korban Ihza Zulmi (18) anak dari Wakapolsek Kota Juang, Ipda Muchtaruddin.

Sebelumnya, para tersangka sempat kabur dan menyerang polisi dengan memakai rencong, akhirnya mereka berhasil diringkus tim Satresnarkoba Polres Bireuen, setelah melepas tembakan peringatan 3 kali ke udara di terminal Kota Bireuen pada Kamis (22/11/2018) sekira pukul 23.30 Wib malam.

Kapolres Bireuen AKBP. Gugun Hardi Gunawan, S.IK, M.Si melalui Kasatresnarkoba Ipda M Nazir, SH, MH, menyebutkan, "Pemukulan diduga karena ada masalah utang piutang antara korban Ihza Zulmi dengan salah satu adik tersangka," 

Kelima tersangka tersebut, yakni berinisial F bin B (19), jualan, alamat Desa Lhok Asan Kecamatan Geudong Aceh Utara,  RI bin HS (23) security, alamat Desa Reulet, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, FR bin Z (23) Tukang becak, beralamat Desa Ujong Blang Lhokseumawe, SS bin Alm S (30) buruh, Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur dan RF bin AK (20) Tukang bangunan beralamat Desa Alem, Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara.

Kronologis kejadian, berawal ketika Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bireuen sedang melakukan patroli diseputaran Kota Juang. Lalu mendapat panggilan telpon dari anggota Provost Polres Bireuen Bripda Ozi Ramadhan, bahwa telah terjadi pemukulan terhadap korban yang beralamat di Asrama Polisi (Aspol) Desa Karang Rejo Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Selanjutnya, Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan pengejaran terhadap mobil yang dicurigai itu dan memberhentikan mobil tersebut. 

Para tersangka mencoba melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan cara menyerang petugas menggunakan rencong, sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan tiga kali ke udara.

Kemudian kelima tersangka menyerah dan diamankan, lalu petugas melakukan pengeledahan badan, tapi salah satu tersangka Rz mencoba menghilangkan barang bukti dengan cara menelan bungkusan plastik yang berisikan narkotika jenis sabu itu.

Diantara bungkusan plastik narkotika jenis sabu yang dikunyah oleh tersangka, hanya tersisa 1 (satu) paket narkotika jenis sabu didalam mulut tersangka dalam kondisi sudah hancur dikunyah.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas, diantaranya, satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam bernopol B 2544 BFF,  1 linggis, 1 tang potong, 1 tang monyet, 1 sangkur, 2 buah gunting, 1 obeng dan kunci T, tiga bilah rencong, satu buah timbangan digital, sarung senjata, dompet yang berisikan 7 sarang walet dan satu paket sabu seberat 0,12 gram.

Selain itu, barang bukti lainnya berupa 4 (empat) buah dompet warna hitam dan masing-masing satu buah hand phone android merk Xiomi, Nokia warna biru, Maxtron warna hitam yang juga turut diamankan oleh petugas. 

"Dari barang bukti yang diamankan, para tersangka diduga komplotan pencuri sarang burung walet, sementara korban pemukulan (Ihza Zulmi-red) sudah membuat laporan ke SPKT Polres Bireuen," sebut Kasatresnarkoba Ipda M.Nazir. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR