Terkait Statemen Wakil Bupati Bireuen, SPMA Nilai itu Komunikasi Politik Tak Beretika


author photo

9 Okt 2018 - 23.03 WIB


RADAR ACEH | Bireuen-  Terkait Statemen Wakil Bupati Bireuen, Dr. Muzakkar A.Gani, SH pada salah satu media mengenai anggaran Rp1,9 milyar untuk pengadaan mobil dinas baru Bupati Bireuen H.Saifannur, S.Sos, Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Bireuen nilai Wakil Bupati tidak layak mengatakan demikian, Selasa (9/10/2018) malam.

Ketua SPMA Bireuen, Yusri, S.Sos kepada media mengatakan, "apa hanya karena mampu membawa pulang anggaran yang hampir mencapai Rp400 milyar, maka tidak apa jika dialokasikan untuk pengadaan mobil Toyota Land Cruiser Prado yang dianggarkan Rp1,9 milyar tersebut." ujarnya

"Memang tidak seberapa dan sebanding yang dibawa pulang dari APBA tapi disini terlihat seolah-olah tidak begitu berharga anggaran sebesar Rp1,9 milyar bagi Wakil Bupati Bireuen tersebut",  imbuh Yusri.

Dia menambahkan, "apa yang harus kita lihat dilapangan, sejauh mana pembangunan rumah bagi kaum dhuafa yang sudah terbangun, setegas apa roda pemerintahan yang kini dipimpin, bagaimana sudah pedagang yang sebagian sudah pindah ke pasar baru dan sebagian lagi masih dipasar lama, bagaimanakah sudah program beasiswa," tuturnya dengan nada tegas 

Lanjutnya, "Cobalah, ketika hendak mengeluarkan statemen untuk dipikir-pikir dahulu, anda (Wabup-red) adalah pemimpin kami rakyat Bireuen, jangan sampai melukai hati rakyat hingga hingga nanti mereka mengarah mendemo anda. Bagi anda mungkin anggaran Rp1,9 milyar tidak seberapa, tapi bagi mereka kaum dhuafa itu jumlah yang sangat besar",

"Jika tidak bertentangan dengan Undang - undang apa salahnya, tapi mengingat masih banyak rakyat yang berada dibawah garis kemiskinan, bijakkah seorang pemimpin menganggarkan dana untuk beli mobil dinas baru, padahal sudah dibeli pada tahun 2017 jenis Pajero Sport, katanya Bireuen minim anggaran, tapi kok bisa demikitan," tutupnya. [REL/SR]
Bagikan:
KOMENTAR