Terkait Aksi Damai Mahasiswa Tolak Mobil Dinas Bupati Rp1,9 Milliar, Wabup Bireuen: Jika Tidak Memungkinkan, Kita Tunda


author photo

24 Okt 2018 - 12.24 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kabupaten Bireuen menggelar aksi damai di Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen, Selasa (23/10/2018) pagi

Atas aksi tersebut, Wakil Bupati Bireuen DR. Muzakkar A. Gani, SH, M.Si mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa dan pegiat sosial telah berkunjung ke kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen menyampaikan aspirasinya.

Bupati dan Wakil Bupati memohon maaf karena sedang tugas diluar daerah sehingga tidak bisa menyambut kehadiran mahasiswa dan hanya diterima Sekda. Ia memberi apresiasi terhadap kehadiran mahasiswa karena lebih bersifat silaturrahmi.

"Terkait dengan tuntutan akan menjadi pertimbangan kami dari sisi aspek yuridis (hukum), sosiologis (pandangan masyarakat) dan praktis (ketepatan pelaksanaanya) misalnya pengadaan mobil dinas 
Bupati Rp1.9 M, jika tidak memungkinkan sekarang, kita tunda ke depan saat kondisi keuangan memungkinkan," katanya.

Selain itu, terkait isu kolusi dan nepotisme, Wabup mengatakan akan menjadi bagian evaluasi yang penting membangun Bireuen secara seimbang dan berkeadilan.

"Mohon dukungan adik-adik mahasiswa untuk kami agar tuntutan memenuhi janji politik sesuai visi misi kami dapat kami wujudkan, mari kita bangun motto bersama kita bisa dan Bireuen berjaya sesuai dg tekad pendiri "Gemilang Datang Padamu jika Tekad Kukuh Terpadu," pungkas DR. Muzakkar. [REL/SR]
Bagikan:
KOMENTAR