Rajis Fadli: Minta Aparat Hukum Tangkap Pelaku Penganiaaya Ratna Sarumpaet


author photo

2 Okt 2018 - 20.25 WIB


Aech --- Penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet oleh orang tidak di kenal merupakan tindakan yang tidak dapat ditolerir oleh siapa pun. Seperti yang beredar di berbagai media Ratna mengaku dianiaya di Bandung pada tanggal 21 September lalu namun ia enggan membeberkan hal tersebut kepada khalayak karena takut dan masih trauma.

Razjis Fadli selaku aktivis mengaku sangat prihatin terhadap kejadian tersebut, ia meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap Ratna.

"Jika foto muka babak belur Ratna dan berita tentang penganiayaan beliau yang beredar di media sosial itu benar, maka saya meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak" kata Razjis.

Ia menambahkan jika pelaku penganiayaan dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan kejadian serupa akan terulang kembali.

"Aksi kekerasan terhadap aktivis dan orang - orang yang vokal banyak sekali terjadi di Indonesia," tambahnya.

Aksi penganiayaan bahkan penghilangan nyawa terhadap aktivis kerap terjadi dari masa ke masa, Wiji Thukul dan Munir adalah contoh tindakan sadis yang menimpa para aktivis pada masa lalu, bahkan beberpa tahun yang lalu penghilangan nyawa juga terjadi terhadap Salim Kancil yang merupakan aktivis lingkungan.

"Saya berharap negara cepat hadir untuk menangani kasus seperti ini, Jangan sampai masyarakat dan aktivis lainnya berspekulasi. Lihat saja bagaiman kasus yang menimpa Novel Baswedan, sampai sekarang belum jelas penanganannya, Jangan sampai penanganan yang lambat juga menimpa Ratna Sarumpaet" Tandasnya.

Selain meminta penegak hukum untuk sigap menangani kasus Ratna Sarumpaet, ia juga meminta kepada semua pihak untuk khusus nya pemerintah untuk menjamin kebebasan berpendapat di negara demokrasi.

"Negara Indonesia adalah negara Demokrasi, Stop kekerasan terhadap aktivis dan jangan intimidasi Pers" Tutup Razjis Fadli (Rel)
Bagikan:
KOMENTAR