Muspika, PPK dan Panwas Kecamatan Sawang Gelar Sosialisasi dan Deklarasi Pemilu Damai 2019


author photo

31 Okt 2018 - 15.16 WIB


Sawang - Unsur Muspika, Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK) dan Panita Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Sawang Laksanakan Sosialisasi dan Deklarasi Pemilu Damai 2019, Rabu (31/10).

Acara yang digelar di Aula Kantor Camat Sawang Kabupaten Aceh Utara ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan Ketua Panwaslu Kabupaten Aceh Utara, Muspika Kecamatan Sawang, Ketua Muna Kecamatan Sawang.  Pengurus Partai se-Kecamatan Sawang, Seluruh Geuchik, Ketua Pemuda dan Calon Legislatif DPRK, DPRA se-Kecamatan Sawang dari berbagai Partai. 

Dalam Kata kata sambutannya, Camat Sawang Ibrahim, S.Sos mengatakan bahwa acara deklarasi hari ini merupakan sebuah awal dalam pemilu tahun ini  untuk dapat kita sama aama menciptakan Pilkada Damai, Aman dan Kondusif.

Kita mencoba melaksanakan Pemilu dengan sikap yang profesioanal untuk menyukseskan Pemilu tahun 2019 dengan baik dan berkualitas.

Kita berharap, para caleg dalam kampanyenya jangan saling menjatuhkan, karena semua kita saudara, semua kita ingin berjuang di parlemen untuk membawa aspirasi maayarakat sawang.

Lebih lanjut, kepada Caleg khususnya di Kecamatan Sawang ini agar nantinya kalau terpilih bisa mengemban amanah sesuai apa yang pernah dijanjikan, apa yang seharusnya di lakukan oleh setiap Dewan untuk setiap Daerah Pemilihannya.
 
Akhirnya, Ibrahim kembali menegaskan kepada para Caleg dan para pendukung agar senantiasa menjaga setiap proses pemilihan Umum tahun ini supaya tetap damai, tertib dan aman.

Disamping itu, hal senada juga disampaikan Kapolsek Sawang Zahabi, SE, M.SM dalam kata kata sambutannya bahwa acara hari ini dilaksanakan agar Pemilu kali ini Aman dan Damai serta menghindari kampanye Hitam (black Campaign) dan Kampanye Jahat (Negatif Campaign) serta Politik Uang (Money Politic).

Kami dari kepolisian menegaskan, apabila ini terjadi maka akan ada sanksi hukum yang berlaku, kami berharap agar kita semua para Caleg dan tim pendukung agar tidak tersandung hukum.

Di Akhir Acara, Ketua Bawaslu  Aceh Utara Yusriadi, SE, M.S7M dalam kata sambutannya mengatakan Kita awasi sama sama menjaga agar Pemilu pada 19 April 2019 agar sukses dan kedamaian, karena kita lihat peserta pemilu  tahun 2019 ini sangat profesional. Jadi saya rasa pemilu kali ini akan lebih kondusif. Kami juga berpesan kepada para caleg jangan pernah takut kepada pelaksana di tingkat kecamatan dengan permainan mereka, karena mereka bisa kena  pasal 10 tahun 2016 tentang terpidana. 

Lanjutnya, Para caleg jangan merasa sungkan untuk melaporkan setiap kejanggalan, kesalahan, black Campaign yang terjadi, kami akan melakukan proses identifikasi dan lainnya secara berjenjang.

Masih Bawaslu, kita menjunjung kita nilai nila ukhwah dan kedamaian, karena kedamaian merupakan sebuah seluruh akhir dari apa yang kita lakukan. Untuk itu mari kita bersinergi untuk mencipatakan demokrasi pemilu kali ini agar damai dan kondusif.

Tidak perlu kita pertentangkan dilapangan, karena tujuan kita sama, walau beda warna. Kita semua bertujuan membawa aspirasi kalangan bawah di daerah pemilihan masing masing, jangan sampai kita tersandung hukum sebelum proses pemilu  ini selesai, tegasnya.

Akhirnya kami berpesan, hindari kampanye di tempat tempat umum, seperti Menasah, Masjid, Puakesmas, Lembaga Pendidikan , karena iru merupakan tempat berbagai warna . Tutupnya  (FA)
Bagikan:
KOMENTAR