Ketua Perlob Desak Pemerintah Subulussalam Ukur Ulang Lahan Plasma PT. BDA


author photo

12 Okt 2018 - 14.00 WIB


Radaraceh --- Jumat (12/10) Ketua Persatuan Pemuda Longkib (Perlob) Amigo disela-sela rapat dengar pendapat dengan DPRK Subulussalam mengatakan Ada lahan plasma Koperasi Bumi Daya Abadi yg dikuasai beberapa karyawan perusahaan PT. Bumi Daya Abadi (BDA).

Menurut Migo ada kejanggalan dengan nama Koperasi plasma yang sama namanya dengan PT. BDA. Kemudian kami memilki data ada aliran-aliran dana yg masuk diluar aturan pada saat transaksi pembentukan lahan plasma. Sebagai contoh adanya dana tukar guling lahan plasma sebesar 600jutaan. Data kami HGU PT.BDA 1180 ha sedangkan plasmanya 30persen dari HGU yaitu 354 ha.

Migo mengatakan ia selaku perpanjangan tangan warga meminta kepada Pemko agar kegiatan PT Perkebunan BDA dibekukan sementara, karena tidak menjalankan fungsinya sebagai bapak angkat. Yakni membentuk lahan plasma sebesar 354ha. Dan tidak jelasnya lokasi lahan tersebut. Jika lahan plasma tersebut memang ada tolong tunjukkan. Kemudian saat ini masa bhakti pengurus koperasi BDA sudah berakhir tetapi para pengurus koperasi tersebut tidak pernah meminta dilakukan rapat anggota untuk pergantian pengurus baru. Patut diduga ada kongkalikong antara perusahaan dengan pengurus koperasi. Sehingga terjadilah permasalahan ini yakni lahan plasma tidak jelas/ada anggota koperasi malah menanggung hutang sampai anak cucunya.

Jikalau permintaan kami ini tidak juga ditanggapi pihak perusahaan maka kami akan meminta kepada Pemko dan Pemprov Aceh untuk melakukan ukur ulang luas lahan Plasma dan luas lahan HGU PT.BDA itu sendiri," ujar Migo.(ID)
Bagikan:
KOMENTAR