Ini Keterangan Manager PKS PT. Socfindo Pasca Tanggul Limbah Jebol


author photo

5 Okt 2018 - 13.29 WIB


Radaraceh --- Minggu dini hari (30/09) tanggul warga yang dikontrak selama beberapa bulan oleh PKS PT.Socfindo Kebun Lae Butar Kec.Gunung Meriah untuk pembuangan limbah jebol akibat hujan lebat yang menerpa Kabupaten Aceh Singkil.

Pasca kejadian tersebut Manager PKS PT.Socfindo Kebun Lae Butar Syamsul Bahri yang didampingi Manager Perkebunan PT.Socfindo Hugo Napitupulu dan dua orang tenaga tehnik Wisnu Hargo dan Fridolin Siburian mengatakan kronologis kejadian pada minggu sekira pukul 02.00 wib dini hari tanggul tersebut jebol dikarenakan hujan lebat.Tanggul tersebut adalah milik H.Majid warga desa Rimo yang disewa perusahaan sejak beberapa bulan yang lalu.Disewa lantaran pihak perusahaan sedang melakukan penggalian lumpur pada kolam no 2 dari empat kolam pengendapan yang ada di PKS tersebut,"ujar Syamsul Bahri.

Menurut Samsul Bahri PT.Socfindo membuang limbah cair pabrik yang sudah melewati proses pengendapan selama 173 hari ke sungai Cinendang dan selama ini tidak ada masalah terhadap lingkungan sekitar. Socfindo memiliki 2 kolam anaerobic dan 2 kolam aerobic baru limbah cair dibuang ke sungai. Pasca kejadian ini pihak perusahaan masih menunggu hasil laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kab.Aceh Singkil. Dan jikalau hasilnya seluruh komponen limbah yang terbuang tersebut dibawah ambang batas kewajaran yang dapat diterima lingkungan hidup tentunya tidak ada masalah lagi,"ujarnya.

Syamsul Bahri juga mengatakan jikalau ada dampak lingkungan pasca kejadian ini tentu perusahaan akan mempelajarinya lebih lanjut. Seperti ada beberapa warga yang mengaku gatal-gatal tentunya kita akan melakukan analisa lebih lanjut benar tidakkah penyakit tersebut disebabkan limbah pabrik yang hanyut pasca jebol tersebut,"tambah Samsul lagi.(ID)
Bagikan:
KOMENTAR