Anggota DPRA Kunjungi Warga Longkib


author photo

27 Okt 2018 - 20.09 WIB


Radaraceh --- Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Tanwir Mahdi beserta rombongan kunjungi Desa Longkib di Kec.Longkib Kota Subulussalam, Sabtu (27/10).

Dalam pertemuan tersebut warga desa Longkib mengadukan nasib mereka perihal konflik antara PT.BDA dan warga.

Tanwir Mahdi di sela-sela kunjungannya menyampaikan ia kaget mengapa bisa warga anggota plasma berhutang sampai milyaran rupiah. Sebuah HGU yang nota bene nya tidak membeli tanah dan keberadaannya punya kewajiban mensejahterakan warga di sekitar, kenapa bisa menciptakan hutang yang sedemikian besar kepada masyarakat sekitarnya

Sampai saat ini konflik PT.BDA dengan masyarakat Longkib belum ada masuk ke DPRAceh.Dan hal ini akan saya sampaikan dan bahas di tingkat DPRA,"ujarnya.

Sementara itu Amigo selaku ketua Persatuan Pemuda Longkib (Perlob) mengatakan warga desa Longkib-Sepang tidak minta apapun,cuma yang mereka pinta adalah kembalikan hak-hak mereka yang dirampas oleh PT.BDA. Kewajiban perusahaan belum terwujud, seperti jalan dari dan ke desa Longkip-Sepang yang tidak layak jalan serta hal - hal lain yang merupakan dari Corporate Social Responsibility.

Sejak 7 tahun yang lalu sampai saat ini hasil dari plasma PT.BDA yang dikelola Koperasi BDA sepeser pun belum ada dirasakan warga masyarakat Longkib dan Sepang. Malah Warga Longkib dan Sepang yang jadi anggota koperasi BDA saat ini berhutang 15,9 milyar rupiah. Artinya setiap individu masyarakat desa Longkib dan Sepang yang menjadi anggota plasma BDA memiliki hutang 90 juta rupiah. Dengan kehadiran anggota DPRA pada hari ini, warga berharap agar permasalahan ini bisa dibantu penyelesaiannya oleh wakil rakyat yang ada di DPRA,"ujar Amigo.(ID)
Bagikan:
KOMENTAR