Warga Jambi Baru Pinta Pemko Subulussalam Berhentikan Kadesnya


author photo

17 Sep 2018 - 19.56 WIB


Radaraceh --- Sekitar belasan orang warga desa Jambi Baru Kec.Sultan Daulat datangi kantor DPRK Subulussalam dan bertemu langsung dengan Ketua DPRK Hariansyah, Senin (17/09).

A.Sambo salah seorang tokoh masyarakat desa tersebut yang hadir diruangan ketua DPRK mengatakan, kedatangan kami menyampaikan dan mengantarkan surat kepada DPRK tentang kejadian dan permasalahan di kampong kami yang isinya antara lain Kepala desa kami saat ini sudah berstatus tervonis (terdakwa) bersalah oleh Pengadilan Negeri Singkil pada tanggal 19 Juli 2018, dengan putusan 4 bulan tahanan.

Dan Kades selama ini telah berbuat sewenang - wenang sehingga membuat kegaduhan sosial ditengah masyarakat seperti Anggaran Dana Desa TA 2017-2018 warga tidak tahu kemana dibangunkan, pensiunan bagi mantan kepala kampong tidak dibayarkan, pembukaan jalan desa di dusun Sejahtera bervolume 820meter hanya terealisasikan 355 meter, Anggaran DD TA 2016 APBDes Murni dan Perubahan semrawut dan tidak jelas, Kebun Desa yang telah menghasilkan ditumbang tanpa musyawarah, pengurusan surat-surat warga sangat sulit, Ketua BPG/BPK di PAW tanpa alasan, Ketua Pemuda diangkat dari warga luar desa, mengangkat Kadus dan Kaur tidak tamat SD yang jelas tidak sesuai Qanun Kota Subulussalam minimal tamatan SD dan masih banyak lagi masalah adat yang membuat kericuhan ditengah masyarakat desa Jambi Baru,"ujar Sambo.

Warga berharap Qanun Aceh dan Qanun Kota Subulussalam agar dapat diindahkan oleh pemerintah Kota Subulussalam tambah A.Sambo lagi.

Sementara itu Ketua DPRK Subulussalam Hariansyah terkait hal ini mengatakan permasalahan di Desa Jambi Baru ini akan kita serahkan kepada Komisi A untuk dipelajari dan didalami lebih lanjut. Apa permasalahan sehingga Qanun Aceh no.4 tahun 2009 dan Qanun Subulussalam no.13 tahun 2012 belum bisa ditegakkan," ujarnya.(ID)
Bagikan:
KOMENTAR