Tolak Hasil Pemilihan Keuchiek, Puluhan Warga Rancong Sambangi Kantor Camat Kutablang


author photo

24 Sep 2018 - 22.14 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Puluhan warga dari salah satu pendukung kandidat Keuchiek Gampong Rancong Kecamatan Kutablang  mendatangi kantor Camat Kutablang, Senin (24/9/2018)

Pantauan Radar Aceh, puluhan warga datang menggunakan mobil pick up ke kantor Camat guna mengadukan hasil Pemilihan Keuchiek (Pilchik) Gampong Rancong yang dituding bermasalah, lantaran dugaan adanya kecurangan saat pelaksanaan pemilihan  yang digelar pada 13 Agustus 2018 lalu.

Zulkarnain, salah satu perwakilan warga tersebut mendatangi kantor camat untuk mengadu terkait permasalahan pemilihan Keuchiek yang dituding tidak berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami menuntut keadilan, terkait pelaksanaan pemilihan Keuchiek Gampong Rancong diduga cacat hukum, pasalnya terdapat kekeliruan pada jumlah kertas surat suara 279, sedangkan daftar hadir 291 sehingga terjadi kerancuan pada hasil akhir pesta demokrasi enam tahun sekali di Gampong Rancong tersebut", ujarnya

"Maka dengan kejadian tersebut kami bersama warga meminta agar hasil keputusan Panitia Pemilihan Keuchiek (P2K) dibatalkan dan dilakukan pemilihan ulang. Kami juga meminta pihak kecamatan jangan coba untuk mengusulkan SK pengangkatan Keuchik terpilih," harapnya

Selanjutnya, hasil perundingan antara warga dan pihak kecamatan tidak membuahkan hasil alias nihil, karena menurutnya dari pihak kecamatan telah melimpah perkara sengketa pemilihan Keuchik Gampong Rancong ke Pemkab Bireuen.

Sementara itu, Camat Kutablang Mukhsen S.Ag saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan, "terkait pemilihan Keuchiek Gampong Rancong kita telah melakukan proses sesuai dengan aturan yang ada, terkait sengketa pemilihan kita telah mencoba diskusi kedua pihak namun tidak ada titik temu", sebutnya

Lanjut Camat, "Perkara ini telah kita limpahkan ke Pemerintah Kabupaten Bireuen, dan bagi kandidat yang belum bisa menerima hasil keputusan dapat mengajukan gugatan ke pengadilan, "tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, media belum berhasil melakukan konfirmasi dengan pihak P2K Gampong tersebut. [Fau]


Editor: SR
Bagikan:
KOMENTAR