Polsek Gandapura Gerebek Rumah Bandar Narkotika Jenis Ganja di Desa Monkeulayu


author photo

6 Sep 2018 - 16.58 WIB


RADAR ACEH | Bireuen- Kapolsek Gandapura Kabupaten Bireuen dan jajarannya melakukan penggerebekan di salah satu rumah yang diduga kepemilikan bandar narkotika jenis ganja di desa Monkeulayu Kecamatan setempat , pada Jum'at (31/8/2018) sore.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gandapura  Ipda Melisa S.Tr.K, juga didampingi Kanitres Brigadir Miswari, dimulai sekira pukul 17.00 WIB sampai menjelang magrib.

Saat awak media ini ke Desa tersebut, Sabtu (1/9/2018) mendapatkan informasi dari sejumlah masyarakat desa Monkeulayu Kecamatan Gandapura, yang bahwa pada sore Jum'at sampai menjelang magrib tim jajaran Polsek Gandapura melakukan penggerebekan di salah satu rumah warga yang diduga bandar narkoba jenis ganja.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Gandapura Ipda Melisa, S.Tr.K yang didampingi Kanitres Brigadir Miswari, saat ditemui awak media di Mapolsek Gandapura, Kamis (6/9/2018), katanya,  "kronologis penangkapan, berawal dari informasi masyarakat desa Monkeulayu Kecamatan Gandapura bahwa adanya peredaran narkotika jenis Ganja di desa mereka. kemudian kami bersama personil Polsek bergerak menuju TKP desa tersebut", ujarnya

Lanjut Melisa, "saat tim tiba dilokasi sekira pukul 17.00 WIB, petugas menggerebek rumah tersangka MJ, yang ada di rumah hanya isterinya, menurut pengakuannya (isteri tersangka-red) sudah 3 tahun pisah kamar karena suaminya menderita penyakit diabetes dan kamar yang dipakai tersangka MJ dalam kondisi terkunci dan isterinya tidak tahu keberadaan kunci kamar tersebut", rinci Kapolsek yang melakukan penangkapan perdana sejak ia bertugas pada 28 Juli 2018 di Gandapura

"Jelang magrib, tersangka MJ tiba di rumah dan atas arahan petugas ia membuka pintu kamar,  lalu ditemukan narkotika jenis Ganja seberat 1,2 kilo gram, dalam bentuk paket besar dan dalam kemasan paket amplop kecil sebanyak 43 bungkus.

Selanjutnya pelaku MJ digelandang ke Mapolsek Gandapura guna dilakukan penyidikan lebih lanjut", katanya

Harap Kapolsek, "untuk kedepan kita akan terus menggali informasi, dan semoga Kecamatan Gandapura khususnya terbebas dari peredaran narkotika.

Selain itu, menurut keterangan tersangka, sebut Melisa,  "barang haram tersebut diperoleh tersangka dari seseorang berinisial F, tapi ini masih dalam penyelidikan dan untuk informasi selanjutnya akan kita sampaikan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 111 ayat 2 juncto pasal 114 ayat 2 Undang undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal penjara seumur hidup", pungkas Ipda Melisa. [SR]
Bagikan:
KOMENTAR