Plt Gubernur Aceh: Keluarga Harus Dijaga dari Serangan Narkoba


author photo

2 Sep 2018 - 15.46 WIB


LANGSA - Keluarga kita harus dijaga dari serangan narkoba, jika kita gagal menjaganya, maka kita gagal menciptakan keluarga ideal yang kita cita-citakan.

Salah satu cara menjaga keluarga dari serangan narkoba seseuai inti pesan dalam Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun ini adalah" Cinta Keluarga, Cinta Terencana, Cinta Indonesia," demikian sambutan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerjasama, Dr. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, pada acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke 25 Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2018, Minggu (2/9/2018), di Lapangan Merdeka Langsa.

Dikatakannya, Pemerintah Aceh memiliki komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga Aceh hingga pada taraf makmur dan sejahtera. Hal tersebut bisa dilihat melalui program unggulan "Aceh Carong, "Aceh Meuadab" dan "Aceh Seuniya,". "Saya minta kepada SKPA terkait agar ketiga program tersebut diolah secara kreatif menjadi grand design yang tepat untuk membangun keluarga Aceh pada tataran operasional yang kongkrit," ujarnya.

Lanjutnya, membangun keluarga pada dasarnya adalah membangun negara. Maka rumus sukses membangun negara sangat ditentukan seberapa sukses kita membangun keluarga. Tentunya, pengertian keluarga dan negara yang kita maksudkan di sini adalah, keluarga yang harmonis, makmur, sehat serta sejahtera atau dalam istilah populernya, keluarga Samara.

"Alhamdulillah, angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Aceh sekarang ini terus meningkat signifikan. Berdasarkan angka IPM Aceh per bulan Maret 2018, hasil survey 2017, indeks adalah 70,60, yang artinya tinggi, ini meningkat terus sejak tahun 2015, 2016 dan 2017, yang statusnya masih sedang," ungkapnya.

Kemudian, jika kita berhasil menurunkan angka kemiskinan Aceh pada tahun 2018 sebanyak satu digit lagi yakni menjadi 14/15 persen, serta alokasi dana pendidikan dari dana Otsus sebesar 30 persen dapat dimanfaatkan lebih efektif, saya yakin kualitas keluarga Indonesia di Aceh, pasti akan lebih baik lagi.

Sementara itu, sambutan Plt Kepala BKKBN, dr. Sigit Priohutomo, MPH yang dibacakan oleh Deputi Keluarga Berencana dan dan Kesehatan Reproduksi, Dr. Ir. Dwi Listyawardani, M.Sc, menyampaikan, bahwa pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terlaksana Peringatan Hari Keluarga Nasional ke 25 di Kota Langsa.

Disampaikannya, saat ini yang menjadi tugas kita semua adalah kualitas penduduk, bagaimana menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas melalui strategi peningkatan program pembangunan keluarga, dengan meningkatkan kapasitas tenaga lapangan dan kader serta kelembagaan pembinaan keluarga dalam penyuluhan keluarga tentang pemahaman fungsi keluarga, dan peningkatan kerjasama lintas sektor dalam upaya meningkatkan fungsi dan peran keluarga, maka tenaga lapangan dan kader harus dibekali dengan kemampuan dalam peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Keluarga Berencana (KB).

Katanya lagi, sesuai amanat UU Nomor : 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, diamanatkan bahwa urusan pemerintah bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana merupakan urusan wajib dan konkuren/bersama antara Pemerintah Pusat dan daerah. Oleh karena itu dalam pelaksanaan program KKBPK perlu partisipasi aktif dari berbagai pihak, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, swasta, lembaga swadaya masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan mitra kerja lainnya," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, mengatakan, peringatan Harganas memiliki tujuan meningkatkan peran serta pemerintah, pemerintah daerah, mitra kerja dan swasta, tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga yakni agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi, pendidikan, ekonomi dan lingkungan.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Langsa, mengucapkan terima kasih kepada perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, BKKBN Pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk melaksanakan kegiatan Harganas tingkat Provinsi Aceh ke 25 Tahun 2018," tutupnya.(W)
Bagikan:
KOMENTAR